LENSAINDONESIA.COM: Bea Cukai Juanda melakukan pemusnahan barang bukti jutaan rokok tanpa disertai pita cukai dan puluhan alat bantu seks (Seks Toys).

Kepala KKPBC Juanda, Budi Harjanto mengatakan, selama Oktober 2020-Februari 2021, Bea Cukai Juanda telah melakukan 848 penindakan rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai (rokok polos) dengan jumlah 2.033.360 batang rokok berbagai merek.

Sedangkan untuk seks toys, Bea Cukai Juanda melakukan 59 penindakan dari luar negeri melalui jasa kiriman dengan jumlah total 84 buah barang bukti

Jutaan batang rokok serta puluhan seks toys tersebut dimusnahkan pada Rabu (3/3/2021) di KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda. Sedangkan 750.484 batang rokok masih dalam proses penyelesaian, berdasarkan ketentuan peraturan yang berlaku.

Menurutnya, rokok yang tidak disertai pita cukai ini merupakan barang ilegal dan dikuasai negara untuk dilakukan pemusnahan. Sebab karena kegiatan ilegal itu, negara ditaksir merugi sebesar Rpv1.249.676.857.

“Karena tidak memiliki cukai, maka rokok ilegal ditindaklanjuti dengan penetapan sebagai barang yang dikuasai negara dan dilakukan pemusnahan,” jelasnya.

Sesuai ketentuan Pasal 29 ayat (1) Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai menyatakan bahwa barang kena cukai yang pelunasan cukainya dengan cara pelekatan pita cukai atau pembubuhan tanda pelunasan cukai lainnya hanya boleh ditawarkan, diserahkan, dijual, atau disediakan untuk dijual, setelah dikemas untuk penjualan eceran dan dilekati pita cukai atau dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya yang diwajibkan.

“Pidananya penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan, atau pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar,” pungkas Budi. @wendy