LENSAINDONESIA.COM: Sejak dilakukan vaksinasi Covid-19 secara bertahap kepada masyarakat, sejumlah rumah sakit (RS) di Surabaya menginfokan mengalami penurunan penerimaan pasien terkonfirmasi positif.

Data yang dihimpun, awal 2021 banyak RS yang kewalahan menampung pasien terkonfirmasi Covid-19. Bahkan hingga mengalami kelebihan kapasitas penampungan, baik di ICU serta IGD.

Dirut RS Husada Utama (RSHU), dr Didi Dewanto mengatakan, salah satu pemicu turunnya pasien Covid-19 dikarenakan oleh vaksinasi, dengan rasio penurunan hingga 50 persen.

“Sudah turun 50% lebih pasien Covid-19. Ya secara teori kalau yang divaksin sudah 70% dari total populasi, maka akan menurunkan jumlah kasus secara signifikan,” katanya, Rabu (3/3/2021).

Kendati demikian, pengaruh vaksinasi belum bekerja secara signifikan. Pasalnya, hingga kini masih proses penyelesaian vaksinasi tahap kedua.

Sementara, saat ini pasien terkonfirmasi Covid-19 di RSHU tinggal 70 orang menjalani perawatan. Jumlah tersebut berkurang setengah, dari pertengahan Februari yang terdapat 140 pasien.

“Sekarang ada 70an pasien Covid-19 yang dirawat. Setiap harinya ada 5-10an pasien yang sembuh dan dipulangkan,” imbuhnya.

Hal yang berbeda disampaikan Wakil Direktur Layanan Medis dan Keperawatan RSI Jemursari, dr Dyah Yuniati. Meski dia merasakan adanya penurunan pasien sebanyak 50 persen, hal ini bukan disebabkan karena vaksinasi yang masih berjalan.

Menurutnya, hal itu dikarenakan program-program pemerintah dalam penanganan Covid-19, dapat diterima baik masyarakat, sehingga menumbuhkan kesadaran.

“Ya karena kesadaran, karena program pemerintah, karena Permenkes isolasi mandiri benar-benar diterapkan, karena takut RS dan seterusnya,” ujarnya.

Penurunan penerimaan pasien Covid-19 di RS tersebut dirasakan sejak 11 hari ke belakang. Untuk setiap harinya, pihaknya juga selalu memulangkan pasien yang telah dinyatakan sembuh, sedikitnya 5 orang.

“Hari ini 3 yang wafat, dan 5 dipulangkan karena sudah sembuh. Rata-rata yang dipulangkan 5 pasien setiap harinya,” pungkasnya. @wendy