LENSAINDONESIA.COM: Wakil Wali Kota Surabaya, Armudji mengunjungi Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI), Selasa siang (02/03/2021).

Kunjungan Armuji tidak hanya meninjau pelaksanaan donor plasma konvalesen, tetapi juga melakukan screening. Sebagai orang yang telah sembuh dari COVID-19 atau penyintas, Armuji ingin mendonorkan plasma konvalesen.

Setiba di UDD PMI Cak Ji, sapaan Armudji, langsung menuju ruangan screening untuk dilakukan pemeriksaan dan pengecekan kesiapannya untuk donor plasma konvalesen.

Setelah kurang lebih 5 menit screaning, Armuji menuju kursi donor untuk dilakukan pengambilan sampel darah sebagai bagian dari screening. Nantinya bila dinyatakan layak untuk mendonor, dirinya akan dihubungi oleh petugas PMI untuk proses donor plasma.

Cak Ji menilai, bahwa screening ini perlu dilakukan guna melihat calon pendonor siap atau tidak untuk mendonorkan plasmanya. Sehingga plasma yang didonorkan dapat membantu pasien COVID-19 yang masih berjuang untuk segara pulih dan sembuh.

Politisi senior PDIP Surabaya ini berharap dirinya bisa lolos screaning sehingga bisa mendonorkan plasmanya.

“Saya memang harus dicek (screening) dulu. Mudah-mudahan hasilnya kita bisa lolos, nanti tinggal kapan harinya saya akan diberitahu untuk jadwal donor plasmanya,” ujarnya saat di Gedung UDD PMI Kota Surabaya.

Armuji mengungkapkan, keinginan untuk mendonorkan plasma konvalesen muncul sejak dirinya masih dalam perawatan usai dirinya dinyatakan terkonfirmasi COVID-19 beberapa waktu lalu.

Saat menjalani perawatan, Armuji bernadzar akan mendonorkan plasmanya bila dirinya sembuh dari COVID-19.

Menurut Armuji donor plasma ini bukan hanya sekedar menunaikan nadzarnya, namun juga untuk membantu warga yang masih berjuang sembuh dari virus Corona yang mematikan itu.

“Ini sudah niatan saya semenjak saya di rumah sakit. Apabila saya sudah pulang dan sembuh, saya akan mendonorkan plasma konvalesen. Ini untuk membantu kemanusiaan dimana warga yang kena COVID-19,” ungkapnya.

Karena banyaknya pasien yang masih berjuang untuk pulih, maka dirinya mengajak kepada seluruh warga penyintas COVID-19 untuk bersama-sama menyesesaikan pandemi dengan mendonorkan plasma konvalesen. Mengingat terapi plasma konvalesen dinilai sangat efektif dalam memulihkan dan menyembuhkan pasien terkonfirmasi COVID-19. Khususnya yang bergejala sedang dan berat.

“Ini (plasma konvalesen, red) benar-benar sangat dibutuhkan. Oleh karena itu saya mengajak kepada warga yang habis terkena COVID-19 agar tidak segan-segan untuk membantu warga yang terkena COVID-19,” ajaknya.@budi

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun