LENSAINDONESIA.COM: DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur gandeng Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta untuk melakukan sinergi memberantas mafia tanah di masa pandemi COVID-19.

Ketua DPD REI Jatim Soesilo Efendy mengatakan, selama pandemi COVID-19 ini pengembangan properti khususnya perumahan sangat terdampak. Hal itu lantas tidak ingin dimanfaatkan oleh oknum mafia tanah yang dapat memperkeruh suasana.

“Dimasa pandemi COVID-19 saat ini, memang berdampak pada pengembangan property khususnya perumahan,” tuturnya di sela audiansi bersama Kapolda dan Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim di Gedung Tribrata Lantai 2, Mapolda Jatim, Kamis (04/03/2021).

Soesilo Efendy mengatakan, inergi ini juga bertujuan untuk mengamankan aset-aset DPD RRI yang tersebar di beberapa wilayah Jatim yakni di Banyuwangi, Jember, Sidoarjo, Malang, Madura, Jombang, Kediri dan Madiun.

“Selain itu, perlu juga melakukan koordinasi terkait dengan kebijakan hukum,” tambahnya.

REI Jatim juga berterima kasih kepada pemerintah yang di masa pandemi ini telah memberikan stimulus dengan memberikan DP 0℅ bagi konsumen properti. Stimulus ini dinilai dapat meringankan sedikit beban konsumen.

Sementara Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta menuturkan, jika pihaknya terus mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh DPD REI, terkait dengan pengembangan property perumahan di wilayah Jatim.

“Saya mendukung sepenuhnya kegiatan DPD REI Jatim untuk pengembangan Property perumahan di wilayah Jatim,” tuturnya.

Kapolda juga berpesan, agar DPD REI dalam mengembangkan propertynya jangan sampai terjebak dengan permainan mafia tanah. Apabila dalam pelaksanaan menemukan hal itu, dapat langsung melaporkan ke satgas Mafia tanah Polda Jatim.@wendy