LENSAINDONESIA.COM: Jaga pasokan LPG dan Sulphur, Pertamina tandatangani Sales Confirmation Agreement LPG dan Sulphur dari Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC).

Sebab kebutuhan LPG nasional di tahun 2022 diperkirakan akan mencapai 8.30 juta ton, meningkat menjadi 9.12 juta ton di tahun 2023, dan 10.01 juta ton pada tahun 2024.

Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Hasto Wibowo menyampaikan, kerjasama ini memastikan keamanan pasokan LPG nasional yang diproyeksikan terus meningkat setiap tahunnya.

“Saat ini balance kebutuhan impor LPG nasional mencapai 6 juta ton per tahun, harapannya dengan kerjasama ini Pertamina dapat memperluas sumber pasokan dan menjaga kestabilan pasokan,” ujar Hasto dakam keterangan resmi yang diterima Lensaindonesia.com, Minggu (07/03/2021).

Ia menambahkan, perjanjian ini mungkin diperpanjang setiap tahunnya, dengan tetap dilakukan evaluasi dahulu sebelum perjanjian berakhir.

“Kerjasama ini merupakan salah satu strategi pengadaan bundling produk LPG dan petrokimia yang dibeli langsung dari produser. Semoga kerjasama ini menciptakan peluang kolaborasi jangka panjang untuk produk LPG dan petrokimia dengan tetap memperhatikan perkembangan bisnis petrokimia serta mengacu kebijakan bauran energi nasional sebagaimana tercantum dalam RUEN,” tandas Hasto.

Sementara itu Senior President International Relations ADNOC, Salem Raheb Al Meheiri merespon positif kerjasama strategis dengan Pertmaina ini

“Sebagai salah satu produsen LPG, minyak mentah, dan Petrokimia terbesar di dunia, ADNOC menjamin akan memasok produk dengan handal ke Indonesia,” tutur Salem.

Duta Besar RI untuk PEA, Husin Bagis juga turut antusias adanya kerja sama Pertamina dan ADNOC tersebut.

“Dari KBRI kami berharap realiasi kerjasama di bidang pasokan LPG dan Sulphur ini mampu membuka peluang kerjasama lain seperti Petrokimia, maupun downstream industry lainnya di masa mendatang,” pungkas Husin.

Penandatangan kerja sama tersebut dilakukan oleh Vice President Trading & Other Business Sub Holding Commercial & Trading (SH C&T) PT Pertamina (Persero), Maya Kusmaya dengan Senior President International Relations ADNOC, Salem Al Meheiri dalam kegiatan Business Forum Indonesia – Emirates Amazing Week (IAEW) dan disaksikan langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan serta Menteri Energi dan Infrastruktur Persatuan Emirat Arab (PEA), Suhail Al Mazroeui.@rel-Licom