LENSAINDONESIA.COM: Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono mengatakan uji praklinis vaksin Merah Putih diperkirakan mulai April mendatang.

Vaksin merupakan pengembangan dan produksi vaksin Covid-19 dalam negeri.

“Prediksi ke depan sitvaksin Eijkman itu akan capai uji praklinis April-Mei 2021. Kemudian, uji fase I mudah-mudahan kita bisa kejar sampai nanti Juni 2021,” ujar Dante dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR, Rabu (10/3/2021).

Selain itu, pihak Kemenkes juga akan menyusun panel ahli independen. Hal ini sebagai pengawalan dalam setiap riset dan tahapan vaksin.

“Kemenristek dan Kemenkes untuk menilai bahwa apakah vaksin yang di-develop dari lembaga-lembaga itu mempunyai hasil yang positif untuk dilanjutkan secara evidence based, ilmiah, sampai tahap produksi,” terangnya.

Di sisi lain, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro oprtimis vaksin Merah Putih berjalan sesuai tahapan. Selain tu, juga diharapkan mendapatkan izin otorisasi penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) pada November 2022.

“Diakselerasi prosesnya menjadi bulan Juni 2022, durasi kegiatan 15 bulan,” ujar Bambang.@licom

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun