LENSAINDONESIA.COM: Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Tingalan Dalem jumenengan ke-17 SISKS Pakoe Boewono XIII, Selasa (9/3/2021).

Dalam pantauan Lensaindonesia.com, sejak pukul 07.30 kawasan Kori Kamandungan telah ramai oleh para tamu undangan yang hadir dalam gelaran tahunan Kraton Surakarta tersebut.

Mengingat kegiatan Tingalan Dalem Jumenengan tersebut digelar di tengah masa pandemi Covid-19 dan menghadirkan banyak orang, pihak Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memperketat penerapan protokol kesehatan, seperti menyediakan fasilitas tes swab antigen bagi seluruh tamu undangan.

Sebelum masuk ke dalam Kraton, seluruh tamu undangan yang hadir dalam gelaran Tingalan Dalem Jumenengan ini wajib untuk melakukan tes swab antigen di pos pengecekan yang telah disediakan.

Penyediaan fasilitas tes swab antigen ini merupakan kerjasama Kraton Surakarta dengan Rumah Sakit DKT Slamet Riyadi. Dalam gelaran acara ini, setidaknya sebanyak 12 orang tenaga kesehatan diturunkan untuk melakukan pengecekan kesehatan para tamu undangan.

“Dari sekitar 296 orang yang telah diswab, didapati satu orang reaktif Covid-19,” ujar salah seorang petugas kesehatan.

Petugas yang enggan menyebutkan namanya itu mengatakan bahwa tamu undangan yang reaktif Covid-19 tersebut berasal dari Karanganyar, dan oleh panitia langsung dikarantina di Sasana Mulyo.

Tak hanya memberlakukan tes swab antigen, pihak Kraton Surakarta juga memberlakukan protokol kesehatan lain secara ketat dalam acara peringatan kenaikan tahta SISKS Pakoe Boewono XIII tersebut, yaitu mewajibkan jaga jarak antar tamu undangan, mencuci tangan sebelum memasuki kraton, dan wajib menggunakan masker.

Selain memperketat protokol kesehatan, situasi keamanan di sekitar kawasan Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dijaga ketat oleh aparat gabungan dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan dibantu oleh Banser, serta Satgas Pengamanan Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. @Limad