LENSAINDONESIA.COM: Menanggapi Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Kemendikbud Dikti) bernomor 0173/E.E2/PM/2021 yang keluar pada 2 Maret 2021 lalu, Universitas Airlangga (unair) memberikan satu semester tambahan bagi mahasiswa batas waktu studi (BWS). Seharusnya batas waktu studi mereka berakhir pada semester genap tahun akademik 2020/2021.

Direktur Pendidikan Unair, Prof. Dr. Sukardiman mengatakan, perintah tersebut tertuang dalam SE baru bernomor 828/UN3.3/PK/2021 tanggal 31 Maret 2021. SE tersebut mengganti SE yang sebelumnya dikeluarkan Unair pada 15 Maret 2021.

“Karena surat Direktur Berlmawa sudah ada dan sangat jelas. Menindaklanjuti, surat Dirjen Dikti terkait perpanjangan semester genap 2020/2021,” ujarnya, Kamis (1/4/2021).

SE ditujukan kepada dua bagian di Unair. Yaitu, para dekan dan wakil dekan fakultas, kedua kepada direktur dan wakil direktur 1 sekolah pascasarjana Unair dan berbunyi sebagai berikut:

“Sehubungan dengan surat Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 1329/E2/KM.00.02/2021 tanggal 29 Maret 2021 perihal: Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 dan surat No. 0173/E.E2/PM/2021 tanggal 2 Maret 2021 Perihal: Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 maka kami sampaikan bahwa perpanjangan masa studi bagi mahasiswa BWS yang batas studinya pada semester Genap 2020/2021 dapat diperpanjang sampai dengan semester Gasal 2021/2022.

Sehubungan dengan hal tersebut maka surat kami No. 730/UN3.3/2021 tanggal 15 Maret 2021 perihal: Surat Peringatan maka menyesuaikan dengan Surat Edaran tersebut,” tulis SE yang ditandatangi Sukardiman pada 31 Maret 2021.

Prof Dr Sukardiman juga mengimbau, mahasiswa untuk tetap mengikuti proses belajar mengajar (PBM) semester genap 2020/2021 di masa pandemi ini dengan baik. Semua sesuai dengan kontrak kuliah yang di sampaikan dalam awal pembelajaran masing-masing oleh dosennya.

Baik secara tatap muka atau online. Dengan tetap menegakan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.

“Mudah-mudahan jadwal dan pelaksanaan perkuliahan dan praktikum dapat diselesaikan tepat waktu. Jika tenyata dalam prakteknya kemungkinan didapatkan ada kendala, kemungkinan terkait dengan kegiatan praktikum, praktek kerja klinik, praktek kerja, klinik, skripsi, tesis, disertasi-yang belum tuntas (atau belum selesai) maka bisa digunakan kebijakan Dikti terkait perpanjangan semester genap 2020/2021,” jelasnya.

Sebelumnya, Unair mengeluarkan SE No. 730/UN3.3/2021 tanggal 15 Maret 2021. Dalam surat tersebut, dijelaskan berdasarkan peraturan Rektor Universitas Airlangga nomor: 11 tahun 2020 tentang Pedoman Pendidikan Universitas Airlangga pada pasal 13 ayat 3.

SE tersebut menyebutkan 6 jenjang yang tidak bisa diperpanjang dan harus menuntaskan masa studi. Seperti jenjang D3 masa studi paling lama 10 semester, D4 dan S1 masa studi paling lama 14 semester, Profesi Dokter dan Dokter Gigi masa studi paling lama 10 semester serta profesi lainnya masa studi paling lama 6 semester, Magister (S2) masa studi paling lama 8 semester dan Profesi Studi Psikologi Profesi (S2) masa studi paling lama 10 semester, S3 masa studi paling lama 14 semester, dan Spesialis serta Sub Spesialis masa studinya sesuai dengan masing-masing program studi yang tercantum dalam panduan pendidikan.@wendy