LENSAINDONESIA.COM: Bupati Mundjidah Wahab memberikan motivasi pada pelaku UMKM di Kabupaten Jombang di masa pandemi Covid-19 dalam rangka upaya pemulihan sektor ekonomi lokal.

Motivasi itu disampaikan Bupati Jombang dalam sarasehan dan launching “E Commerce Omah Resale” bersama pelaku UMKM yang diselenggarakan Kadin Jombang di pendopo setempat.

Para pelaku UMKM Jombang harus tetap Ikhtiar, berusaha dengan semboyan “Jombang Bisa, Bisa Gak Bisa Harus Bisa,” kata Bupati Jombang memotivasi para pelaku usaha agar terus bersemangat, terus belajar, dan bersinergi dalam mengembangkan usaha, dikutip lensaindonesia.com, Kamis (01/04).

Bupati Mundjidah menyampaikan bahwa perlu ada sinergitas Kadin Jombang dengan OPD terkait baik Pemkab Jombang juga Kadin Provinsi Jawa Timur. Dalam hal ini para pelaku usaha bisa bersinergi dalam mengembangkan usaha masing-masing, tanpa harus melakukan persaingan yang tidak sehat.

“Jangan ada persaingan yang tidak sehat, seyogyanya para pelaku usaha berkelompok untuk memperkuat usaha agar bisa mengakses pasar internasional, dan mampu mendukung visi misi Kabupaten Jombang, yang berkarakter dan berdaya saing,” tutur Bupati perempuan pertama di Jombang ini.

Dicontohkan Bupati, dengan produk skala kecil seperti produk opak samiler yang notabene berbahan baku ketela di Jombang ini cukup banyak. Harus bisa saling bersinergi dalam mencukupi kebutuhan dalam memperkuat produk lokal ini mulai dari bahan baku, proses produksi, packaging, hingga pemasaran.

Politisi PPP ini berharap agar Kadin memfasilitasi UMKM dan dapat bersinergi dengan OPD terkait. Diharapkan juga Kadin dengan Omah Resalenya ini bisa membantu ibu-ibu lebih kreatif dan bisa membantu produktifitas yang dikerjakan dari rumah dalam segala hal baik itu pemasaran produk.

“Mari kita ciptakan Jombang yang penuh kebersamaan dan rukun saklawase, jangan ada egosentris, tidak mau disaingi usahanya,” tutur Bupati Mundjidah.

Putri Pahlawan Nasional KH Wahab Chasbulloh ini mendorong adanya kerjasama semua pihak baik asosiasi dan perusahaan yang tergabung dalam omahresale, serta bank Mandiri dapat terus bersinergi dengan masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan potensi daerah kabupaten Jombang.

Semoga ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat, demi mendukung pelaksanaan program-program pembangunan di Kabupaten Jombang dan mempercepat tercapainya visi bersama mewujudkan Jombang yang berkarakter dan berdaya saing,” tandasnya.

Sementara, Ketua Kadin Jombang, Joko Herwanto mengatakan pihaknya telah melakukan sinergitas dengan OPD terkait dilingkup Pemkab Jombang, baik Dinas Tenaga Kerja, DPMPTSP serta Kadin Provinsi Jawa Timur, juga Bea Cukai untuk meningkatkan kelas produk lokal hingga menembus pasar Ekspor, termasuk memberikan pelatihan digital marketing.

“Omah resale ini berperan sebagai selling agent atau distributor bagi para produsen lokal Jombang khususnya yang berkategori UKM dan IKM,” bebernya.

Dijelaskan Joko, Omahresale merupakan wadah inovatif berbasis online yang memberikan peluang kepada pelaku UMKM untuk dapat berkembang dan lebih maju lagi sekaligus menciptakan alternatif passive income (penghasilan pasif alternatif) untuk semua warga Jombang.

Di samping itu, lanjut Joko, omahresale berperan sebagai distributor produk dan komoditas asli lokal Jombang (produsen), yang juga melibatkan warga Jombang tanpa terkecuali sebagai reseller, karena harga produk di omahresale.com adalah harga distributor yang pastinya sangat layak untuk dijual kembali oleh para reseller omahresale.

“Semua warga Jombang bisa menjadi reseller omahresale tanpa modal, tanpa perlu stok barang dan tanpa repot mengurusi pengiriman,” pungkasnya.@Obi

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun