LENSAINDONESIA.COM: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, upaya vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota terus dilakukan sebagai bentuk perlindungan dan memutus mata rantai penularan.

Hingga saat ini, sebanyak 1,8 juta dosin vaksin Covid-19 telah disuntikkan kepada berbagai kelompok sasaran di DKI Jakarta. Dari jumlah tersebut adalah jumlah akumulasi dari dosis tahap 1 dan tahap 2 yang sudah diberikan.

“Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.325.622 dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 490.215 orang,” ujar Dwi Oktavia di Jakarta, Minggu (4/4/2021).

Dwi menjelaskan, bahwa Pemerintah DKI Jakarta menargetkan vaksinasi atau penyuntikan vaksin Covid-19 pada bagian awal kepada tiga kelompok prioritas, yakni tenaga kesehatan, orang yang sudah lanjut usia atau lansia, dan petugas pelayan publik.

Dwi menyebut, target keseluruhan vaksinasi bagian awal ini ada sebanyak 3.000.689 orang di DKI.

“Dari jumlah 3 juta orang tersebut, sebanyak 112.301 orang merupakan tenaga kesehatan, 911.631 lansia,” ujarnya.

“Dan, 1.976.757 orang merupakan pelayan publik,” sambung Dwi.

Untuk vaksinasi Covid-19 di Jakarta per 3 April 2021, pada tenaga kesehatan ditargetkan 112.301 orang (Dosis 1: 124.396 dan Dosis 2: 107.368).

Kemudian untuk Lansia ditargetkan 911.631 orang (Dosis 1: 485.807 dan Dosis 2: 80.541). Sedangkan untuk pelayan publik ditargetkan 1.976.757 orang (Dosis 1: 715.419 dan Dosis 2: 302.306).@licom

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun