LENSAINDONESIA.COM: Dampak pandemi COVID-19 tidak hanya dirasakan mahasiswa domestik, tetapi juga para mahasiswa asing. Hal ini yang dialami 38 mahasiswa asing di Politeknik Negeri Malang (Polinema).

Selama pandemi para mahasiswa asing di Polinema tersebut sempat mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Kondisi ini menarik simpati Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Malang untuk memberikan bantuan.

Branch Manager BTN Cabang Malang, Surastra mengatakan, pihaknya sudah lama ingin mensuport mahasiswa asing. Khususnya, yang tidak pulang atau masih tinggal di Malang.

Untuk itu, BTN memberi bantuan biaya hidup bagi mahasiswa asing yang tetap tanggal di Malang selama pandemi. “Kami bantu Rp 1 juta untuk tiap mahasiswa asing itu,” kata Surastra dalam kegiatan bertajuk BTN and Polinema Supporting International Students, Senin (05/04/2021).

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Polinema, Hilda Cahyani SS.,MPd, PhD mengatakan para mahasiswa tersebut kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena negara asalnya juga terdampak COVID-19.

“Mereka berasal dari tiga negara yaitu Afrika, Timur Tengah dan Asia. Sebanyak 24 mahasiswa yang bertahan di Malang. Sedangkan siswa sudah balik ke negara asalnya,” kata Hilda.

Sementara itu, Kepala UPT Humas Polinema, Dr Drs M Sinal SH, MH, MPd mengapresiasi pemberian bantuan BTN Malang itu. “Itu akan berdampak positif. Sebab mereka akan merasakan manfaat kepedulian BTN tersebut,” jelas dia.

Dalam BTN and Polinema Supporting International Students ini mahasiswa asing tak hanya diberi bantuan uang tunai saja. Tetapi juga

dipertemukan dengan para pejabat di daerah. “Harapannya agar mereka mendapat pengalaman baru,” katanya.@aji 

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun