LENSAINDONESIA.COM: Persebaya akan melakukan rotasi pemain saat pertandingan melawan PSS Sleman di Piala Menpora. Persebaya yang sudah memastikan diri lolos babak 8 besar ini akan lebih mengutamakan para pemain mudanya.

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso mengatakan, rotasi ini dilakukan agar terbiasa dengan kompetisi yang ada di Indonesia.

“Untuk pertandingan berikutnya, saya akan melakukan banyak rotasi. Kita sudah pasti lolos, tetapi bukan saya merotasi pemain kita main leha-leha, kita melepas pertandingan enggak, saya juga tekankan pemain yang dapat kesempatan bermain melawan PSS Sleman, mereka harus menunjukan dan bisa menjawab kepercayaan yang saya berikan pada mereka,” terang Aji Santoso, Selasa (6/4/2021).

Tidak hanya itu, Aji akan mendorong para pemainnya untuk bermain maksimal, meskipun Tim yang berjuluk Bajol Ijo ini sudah memastikan diri melaju ke babak 8 besar.

“Jadi saya tetap pressure pada pemain bahwa pemain kita tetap fight, meskipun itu banyak rotasi, mulai dari pertandingan awal. Tetapi itu tadi saya sampaikan, mereka harus bermain maksimal kepada saya. Kalau ingin mereka mendapatkan kesempatan, makanya bagaimana dia bisa memaksimalkan kesempatan yang saya berikan,” katanya.

Sementara itu, target Persebaya Surabaya semakin menaik. Sebelumnya targetnya lolos ke babak 8 besar, saat ini menjadi lolos ke Semifinal.

“Ini sudah mencapai target sebelumnya, yang berikutnya kita meskipun sudah lolos, kita tetap mengejar target berikutnya, bagaimana kita bisa masuk ke Semifinal. Target dari awal kita bisa lolos di grup ini dan tercapai, dan kita bikin target masuk ke Semifinal,” ujar mantan pemain Persebaya ini.

Meski mengejar target ini, Persebaya masih ingin mencoba memberikan para pemain mudanya untuk bermain merasakan kerasnya kompetisi. Sehingga bisa dipastikan, pemain-pemain yang belum mendapat kesempatan bermain di Piala Menpora, akan diterjunkan pada laga melawan PSS Sleman.

“Kita berikan jam terbang pada pemain muda, seperti Marcelino, Diki, ada Nando, yang belum mendapatkan kesempatan itu saya beri kesempatan biar mereka mengalami situasi turnamen yang tidak jauh dari situasi kompetisi, itu yang terpenting,” imbuhnya.@fredy