LENSAINDONESIA.COM: Polres Madiun Kota menggelar rilis pengungkapan kasus Operasi Pekat Semeru 2021 di Mako Polres Madiun Kota, Selasa (06/04/2021) siang.

Dalam kegiatan itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan., S.I.K., M.H. menerangkan bahwa dalam Operasi Pekat Semeru yang telah dilangsungkan pada 22 Maret 2021 hingga 2 April 2021 tersebut, Jajaran satuan reserse kriminal (Sat Reskrim) Polres Madiun Kota berhasil mengungkap 20 kasus kriminal dengan tersangka sejumlah 26 orang dengan berbagai barang bukti dan keterangan tindak kriminal.

Diantara 20 kasus tersebut diantaranya tindak kejahatan premanisme, prostitusi, perjudian, kejahatan jalan (street crime), narkoba dan miras. Dari 7 jenis kasus itu, miras menjadi urutan tertinggi dengan 7 kasus, dan 7 orang tersangka.

Dalam kesempatan tersebut, Beberapa barang bukti diperlihatkan di hadapan awak media, seperti uang, pisau, miras, sabu dan lain-lain. Barang bukti itu nantinya akan dimusnahkan setelah persidangan usai dan penetapan hukuman kepada para tersangka.

Digelarnya Operasi Pekat Semeru oleh Polres Madiun Kota bertujuan dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan 2021.

“Kegiatan ini dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan Ramadhan 2021, yang dilanjutkan sampai dengan sebelum pelaksanaan puasa” ujar AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.

Selain menggelar Operasi Pekat Semeru, orang nomor satu di jajaran Polres Madiun Kota tersebut juga menuturkan, dalam rangka antisipasi tindak pidana menjelang Ramadhan, pihak kepolisian tetap mengintensifkan giat patroli sambang ke masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, penerapan PPKM Mikro, dan meningkatkan Kampung Tangguh.

Pada kegiatan siang tadi, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan juga menyampaikan tentang kelanjutan kasus dugaan bom di Terminal Purabaya Madiun pada hari Sabtu (3/4/2021) lalu. Ia mengatakan bahwa kotak kardus yang sempat membuat panik masyarakat tersebut bukan berisi bom, melainkan batu paving dan tumpukan daun.

“Lebih baik dia (pelaku) mengaku salah dan menyerahkan diri, daripada nanti saya amankan, urusannya panjang,” tegasnya. @Limad