LENSAINDONESIA.COM: Wali Kota Blitar Drs. Santoso, M.Pd. menyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir Tahun Anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar, Selasa (06/04/2021).

Rapat paripurna juga dihadiri Wakil Wali Kota Blitar, Pj Sekda Kota Blitar, anggota DPRD Kota Blitar, Forkopimda, sejumlah kepala organisasi perangkat Daerah (OPD), asisten, staf ahli dan Camat.

Dalam LKPJ-nya, Wali Kota Santoso menyampikan capaian penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, capaian pelaksanaan program dan kegiatan hingga capaian kinerja keuangan.

“Penyampaian LKPJ kepada DPRD Kota Blitar sudah saya lakukan, selanjutnya ketua dewan bergerak menggelar rapat pembentukan panitia khusus (Pansus) pembahasan LKPJ tahun 2020 yang saya sampaikan,” ungkap Santoso kepada lensaindonesia.com usai rapat paripurna.

Ia menambahkan, setelah dibentuk pansus, maka Banmus (Badan Musyawarah DPRD) akan mengagendakan jadwal pembahasannya dan harapannya bisa segera selesai, karena masih ada lagi pembahasan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

“Apapun yang direkomendasikan, catatan strategis dari LKPJ, akan kita tindaklanjuti, karena itu sebagai bentuk penghormatan dan sekaligus sebagai langkah perbaikan untuk program yang akan datang,” imbuh Santoso.

Semantara itu, Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim mengatakan, berdasarkan Peraturan DPRD Kota Blitar No. 1 tahun 2018 tentang Tata Tertib DPRD Kota Blitar, rapat paripurna kali ini tidak untuk mengambil keputusan, sehingga rapat paripurna dapat dilaksanakan tanpa harus memenuhi kuorum.

“Berdasarkan pasal 19 PP nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah, kepala daerah menyampaikan LKPJ kepada DPRD dalam rapat paripurna paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir, nanti tanggapan Dewan bagaimana, ada tim pansus yang akan menggalinya,” pungkasnya.@ADV/Sams