LENSAINDONESIA.COM: Bupati Mundjidah Wahab mendorong para kepala desa di Kabupaten Jombang lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas, kewajiban dan kewenangannya. Terutama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Jika mampu menjalankan kewajibannya secara baik dan tertib, para Kepala Desa akan panen banyak pahala,” kata Bupati Jombang, Mundjidah saat mengisi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, dikutip lensaindonesia.com, Kamis (08/04/2021).

Pelatihan tersebut diikuti seluruh kades dalam dua gelombang dengan penerapan protokol kesehatan. Sebagian kades mengikuti Selasa (6/4). Sebagian lagi Rabu (7/4) 2021. Adapun narasumber, dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Yakni Bupati, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD dan Kepala Kejaksaan Negeri.

Dalam paparan yang disampaikan, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memberikan contoh tentang program yang sudah dijalankan Tahun lalu yakni Bahagia Bersama Tetangga. Dan pada tahun ini diharapkan program tersebut semakin memasyarakat di bulan Ramadan nanti. Para kades diminta menggerakkan masyarakat untuk membantu buka dan sahur warga yang tidak mampu.

“Nanti akan kita cek apakah setiap desa sudah membentuk panitia gerakan bahagia bersama tetangga,” tegas Bupati Mundjidah.

Terkait akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran di Desa. Bupati Mundjidah Wahab meminta seluruh kades wajib membuat laporan setiap tahun. Dan pelaporannya dilaporkan ke Bupati, BPD dan masyarakat. Terlebih adanya papan pengumuman APBDes di masing-masing Desa.

Lebih lanjut, Orang nomor satu di Pemkab Jombang ini menjelaskan bahwa desa merupakan bentuk pemerintahan terkecil yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Diharapkan dengan desa yang mandiri dan tertib akan semakin mempercepat proses pembangunan menuju masyarakat sejahtera.

Bupati Mundjidah juga menyebut ada sejumlah kewajiban yang harus diterapkan dalam membangun pemerintahan. Yakni melaksanakan kehidupan demokrasi dan berkeadilan gender, melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang akuntabel, transparan, profesional, efektif, efisien bersih serta bebas KKN, wajib menjalin kerjasama dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan desa, dan wajib menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa yang baik.

Sementara, Kepala DPMD Kabupaten Jombang, Sholahudin Hadi Sucipto, menambahkan bahwa pelatihan yang dilaksanakan ini sebagai salah satu upaya memberikan motivasi dan pemahaman serta mengingatkan kembali tugas pokok dan fungsi kepala desa. Sekaligus forum silaturrahmi Forkopimda Jombang dengan kepala desa. Serta untuk menggali kreativitas dan inovasi para kades terkait program pembangunan maupun penggunaan anggaran desa.

“Supaya jika ada sesuatu hal, komunikasinya lancar,” pungkasnya.@Obi