LENSAINDONESIA.COM: Melandainya kasus COVID-19 di Jawa Timur berdampak pada jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kogabwilhan II Indrapura Surabaya yang beragsur sepi.

Kepala RSL Kogabwilhan II, Laksma dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, hari ini jumlah pasien yang tersisa hanya 40 orang saja.

“Saat ini di RSL ada 40 pasien tengah menjalani perawatan dari total 400 kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR),” katanya di Surabaya, Kamis (08/04/2021).

Nalendra mengungkapkan, saat ini jika ada penambahan pasien masuk jumlahnya tak akan melebihi 50 orang. Tentu kondisi ini berbeda bila dibanding dengan pada akhir 2020 dan awal 2021 yang bisa mencapai ratusan orang.

“Sekarang, kita sungguh luar biasa ya, hanya sisa tidak sampai 10 persen jumlah pasien bila dibandingkan bulan November 2020 dan awal Februari 2021. Karena, waktu itu rata-rata di atas 300 pasien. Sekarang rata-rata dibawah 50, kemarin sempat 32 (pasien). Kemarin ada pasien keluarga, sehingga jadi 40,” katanya.

Menurutnya, capaian tersebut cukup membanggakan bagi tenaga medis, serta pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebab, angka kasus COVID-19 dan jumlah pasien telah menunjukkan penurunan signifikan.

Karena itu, Nalendra menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu tenaga medis dengan cara menerapkan protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran pemerintah.

“Media juga punya tugas dan bagaimana relawan menyampaikan prokes. Saya benar-benar berterima kasih, dengan capaian kita bisa menurun seperti saat ini. Pekerjaan kita sekarang jauh lebih ringan,” tambahnya.@wendy

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun