LENSAINDONESIA.COM: Wali Kota Blitar Santoso bersama Wakil Wali Kota Tjutjuk Sunario menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Serentak PDI Perjuangan se-Kota Blitar masa bakti 2021-2024, Selasa, (06/04/2021).

Dalam kesempatan itu, Santoso menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh kader PDI Perjuangan Kota Blitar dalam mendukung perjuangan partai selama ini.

“Terimakasih atas kehadiran keluarga besar PDIP Kota Blitar, dalam musyawarah anak cabang PDIP Se-kota Blitar, yang beberapa waktu lalu telah bekerja keras bahu-membahu, bergotong-royong dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkada 2020,” ucapnya di sela Munsancap yang digelar di Gedung Kesenian Kota Blitar.

Menurut Santoso, pada Pilkada Kota Blitar 2020 para kader PDI Perjuangan berkerja ekstra keras hingga proses pesta demokrasi berjalan sesuai harapkan masyarakat.

“Saat ini saya memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus saya emban sesuai amanah dari Ibu Megawati, maka tanpa adanya dukungan dari PDIP mustahil saya bersama pak Tjutjuk bisa memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya,” tuturnya disambut tepuk tangan meriah.

Syahrul Alim Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, yang membuka acara tersebut mengungkapkan, bahwa dirinya cukup berbahagia karena Musancab itu berhasil digelar. Sebab, dalam beberapa pekan kemarin, terjadi kesibukan karena momentum pilkada.

Pada kesempatan itu, Syahrul juga menginformasikan bahwa pihaknya akan melangsungkan pembangunam kantor DPC PDI Perjuangan Kota Blitar

Rencana pembangunan Kantor DPC PDIP Kota Blitar 3 Lantai, juga disampaikan dalam kegiatan yang di awali dengan penampilan kesenian tradisional tersebut.

“Dan menurut rencana akan membangun kantor DPC PDI Perjuangan di Kota Blitar, maka harapannya agar semua bisa saling membantu dalam penyuksesannya,” Terang Syahrul.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang turut hadir menyampikan pesan agar silaturahmi antar pengurus terus ditingkatkan. Hal ini agar tercipta kebersamaan antar kader dalam melaksanakan perjuangan partai.

“Sering-seringlah silaturahmi antar pengurus, seperti ngobrol bareng atau ngopi bareng, kemudian ada pemikiran bareng tentang bagaimana menuangkan tata kerja bersama, supaya ketemu tujuannya, ini memang sederhana tapi memiliki nilai manfa’at yang besar,” pungkas Kusnadi.@ADV/Sam