LENSAINDONESIA.COM: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur anugerahi penghargaan untuk Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto sebagai tokoh nasional bidang penguatan hulu migas.

Penghargaan tersebut diberikan saat acara peringatan hari pers nasional (HPN) dan hari ulang tahun (HUT) PWI Jatim yang ke-75 yang digelar di gedung Negara Grahadi Surabaya Jumat, (09/04/2021).

Penghargaan oleh PWI Jatim juga diberikan kepada tokoh nasional maupun daerah, yakni Gubernur Jawa Timur, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Repulik Indonesia.

Strategi SKK Migas aktif mendorong eksplorasi, investasi, peningkatan produksi dan lifting untuk meningkatkan efisiensi agar cost recovery terjaga menjadi penerimaan negara yang optimal jadi dasar PWI Jawa Timur memberikan penghargaan tersebut.

Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim menyampaikan, kerja keras seluruh insan SKK Migas tidak lepas dari kepemimpinan Kepala SKK Migas dalam menahkodai lembaga ini.

“Sosok Dwi Soetjipto sebagai pekerja keras, gigih dan terus berinovasi untuk penguatan sektor hulu migas di Indonesia menjadi dasar bagi PWI Jawa Timur menetapkannya sebagai salah satu tokoh nasional yang memperoleh penghargaan di tahun ini,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susan Kurniasih menyampaikan terima kasih atas penghargaan dari PWI Jawa Timur untuk Kepala SKK Migas. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi kepada seluruh insan hulu migas, baik SKK Migas maupun Kontraktor Kontrak Kerjasa Sama (KKKS).

“Kami bersyukur perjuangan SKK Migas, bahwa Indonesia berpotensi membalikkan keadaan produksi migas dari decline menjadi incline melibatkan hulu migas memproduksi minyak 1 juta barel dan gas 12 BSCFD di 2030 di apresiasi dari berbagai pihak. Namun, perjalanan masih panjang dan butuh kerja keras dan cara-cara out of the box”, ucap Susan.

Menurutnya, SKK Migas dan KKKS harus tetap berkolaborasi, namun tetap membutuhkan dukungan, sebab target 1 juta barrel dan 12 BSCFD bisa terwujud jika enablers yang dibutuhkan bisa terpenuhi.

Untuk itu, SKK Migas terus melakukan pendekatan kepada berbagai instansi berwenang saat memberikan enablers yang dibutuhkan industri hulu migas.@Rel-Licom