LENSAINDONESIA.COM: Tujuh Posko Rukun Warga (RW) tampil sebagai pemenang lomba pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Skala Mikro tingkat RW se-Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Tujuh posko jawara tersebut adalah Posko PPKM Skala Mikro RW 11 Kelurahan Bendogerit (Juara 1), disusul Posko PPKM Mikro RW 01 Kelurahan Rembang (Juara 2) dan Posko PPKM Mikro RW 06 Sananwetan (Juara 3).

Sementara PPKM Mikro RW 10 Kelurahan Karangtengah meraih juara harapan 1, Posko PPKM Mikro RW 06 Kelurahan Gedog juara harapan 2, Posko PPKM Mokro RW 08 Kelurahan Plosokerep meraih juara harapan 3 dan juara harapan 4 diraih Posko PPKM Mikro RW 06 Kelurahan Klampok.

Wali Kota Blitar Drs. Santoso, M.Pd menyerahkan langsung hadiah bagi para jawara Posko PPKM Mikro tersebut di acara Monitoring Evaluasi dan Pemantapan PPKM Berbasis Mikro Tingkat RW se-Kecamatan Sananwetan, Senin (12/04/2021).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Santoso menyampaikan bahwa masyarakat harus memiliki kesadaran, bahwa dampak COVID­19 adalah tanggungjawab bersama. Menurutnya, kerjasama antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci utama dalam memberantas pandemi COVID-19.

Santoso mengatakan, walaupun PPKM Mikro telah berhasil menekan laju penyebaran COVID­-19 dari beberapa parameter yang ada, namun upaya pencegahan persebaran virus Corona harus terus di tingkatkan.

“Saya mengingatkan dari sisi upaya pencegahan, kita mempunyai pekerjaan rumah agar masyarakat tetap sadar menjalankan protokol kesehatan. Disamping itu, kita harus mendorong masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah tentang vaksinasi. Tidak usah takut divaksin, karena vaksin dapat menambah daya imun seluruh masyarakat,” kata Santoso di Aula Kantor Kecamatan Sananwetan.

Sementara dari aspek penanganan, Santoso berpesan agar masyarakat mengimplementasikan 3T, yaitu: testing, tracing dan treatment apabila dijumpai kasus COVID-19.

Santoso mengatakan, pesan ini sangat penting disampaikan mengingat saat ini merupakan momentum bulan Ramadhan. Dimana seluruh umat muslim akan menjalan ibadah puasa dan sholat tarawih.

Mengenai pencegahan pandemi selama Ramadhan ini, Wali Kota Santoso pun menyampaikan adanya Surat Edaran (SE) Nomor 1400 Tahun 2021 Tentang panduan ibadah ramadhan dan Idul Fitri, dimana Surat Edran tersebut mengacu dari Edaran Menteri Agama Republik Indonesia.

“Ada sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan, ini sifatnya demi kemaslahatan kita bersama. Diantaranya seperti pengaturan jarak antar Jamaah sholat minimal 1 meter, pembatasan jumlah kehadiran jama’ah sholat paling banyak 50%, serta buka puasa dan sahur kita anjurkan dirumah saja,” jelasnya.

Camat Sananwetan Heru E Pramono, S.S.T mengapresiasi juga mengapresiasi peran masyarakat telah membantu terlaksanya PPKM Mikro dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Kota Blitar. Menurutnya, kontribusi masyarakat dalam mensukseskan program PPKM Mikro ini telah meringankan beban negara dalam mengatasi pandemi virus Corona.

“Sebulan yang lalu dalam rangka Hari Jadi Kota Blitar, Salah satu kegiatan yang kita lakukan adalah monitoring evaluasi dan pemantapan tugas posko PPKM skala Mikro di tingkat RW dan kelurahan. Di tingkat kelurahan hasilnya Bendogerit tampil sebagai juara dan kita ikutkan di tingkat Kota Blitar. Alhamdulillah, mampu menjadi Juara Ke­2,” ujarnya.

Diketahui, PPKM Mikro saat ini telah memasuki tahapan ke 5. Sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 07 tahun 2021, PPKM Mikro akan di perpanjang sampai 19 April 2021.@ADV/Sams