LENSAINDONESIA.COM: Demi memerangi narkoba sebagai musuh bersama, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengklaim tak akan segan melakukan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) jika ditemukan anggota yang terlibat jaringan narkoba.

“Narkoba seperti kanker yang bisa masuk ke sendi-sendi, mengambil darah kita. Anggota Polda Jatim kalau sampe terlibat (narkoba) akan saya tindak tegas pemecatan,” tegasnya di Mapolda Jatim, Senin (12/4/2021).

Dalam perang melawan narkoba, Irjen Nico merasa tak mampu jika tidak ada dukungan masyarakat serta pemuka agama yang ada di wilayah Jatim.

Sebab, diketahui narkoba merupakan barang yang berbahaya dan dapat membuat pemakai jadi kecanduan. Sehingga demi mendapat barang haram itu pemakai rela menghalalkan segala cara, bahkan bertindak kriminal sekalipun.

“Saya sangat membutuhkan dukungan, baik dari kesatuan gereja, pengasuh ponpes, MUI, NU, dan Muhammadiyah. Kita membutuhkan kekuatan hati kita untuk mengatakan tidak pada narkoba,” sambungnya.

Dia juga berpesan kepada anggotanya, untuk senantiasa menjaga sinergitas dengan pemuka agama. Ini dilakukan karena diyakini, jika pondasi agama kuat maka ada kemungkinan besar menjauhi hal-hal negatif termasuk penyalahgunaan narkoba.

“Tentunya saya berharap dengan menguatnya iman kita, kemauan kita memerangi narkoba semakin kuat,” pungkas Irjen Nico. @wendy