LENSAINDONESIA.COM: Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H/ 2021, Polres Madiun Kota menggelar pemusnahan barang bukti (BB) berupa Miras, dan pemotongan Knalpot brong, di halaman Mapolres Madiun Kota, Senin (12/4/2021) sore.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Madiun, seperti Kapolres Madiun Kota AKBP. Dewa Putu Eka Darmawan, Wali Kota Madiun Maidi, perwakilan Komandan Kodim 0803 Madiun, perwakilan Kepala Kejaksaaan Negeri Kota Madiun, dan perwakilan Kepala Pengadilan Negeri Kota Madiun.

Sebelum pemusnahan BB Miras dan Knalpot brong, terlebih dahulu jajaran Forkopimda Kota Madiun menandatangani berita acara pemusnahan Barang Bukti (BB) yang kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan berbagai jenis miras hasil Operasi Cipta Kondisi 2021 tersebut.

“Ini adalah hasil operasi selama kurang lebih dua minggu, dan Knalpot brong bikin pekak telinga, jangan sampai terjadi masalah yang lain, mengganggu ketenangan,” terang AKBP. Dewa Putu Eka Darmawan.

Adapun BB miras yang dimusnahkan sebanyak kurang lebih 1.405 liter jenis Arak Jowo terdiri dari 26 jirigen dan 329 botol, 110 Botol Anggur Merah @ botol750 ml, 10 Botol Topi Miring @ botol 1 liter, 15 Botol NEW POT 2 @ botol 750 ml, 75 Botol merk Vodka @ botol 350 ml, 24 Botol merk SINGARAJA @ botol 650 ml, 6 Botol merk Whizki @ botol 350 ml, 25 Botol merk Soju @ botol 350 ml, 140 Botol merk ICELAND @ botol 750 ml, dan 20 Knalpot brong dari berbagai merk dari total 45 unit sepeda motor.

“Ini adalah rangkaian untuk menyambut Bulan Puasa, agar saudara-saudara kita yang muslim lebih khusuk dalam beribadah dan tidak terganggu,” tutur Kapolres Madiun Kota tersebut.

Orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resort Madiun Kota itu juga berharap, datangnya bulan Suci Ramadan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat untuk menciptakan Kota Madiun yang aman dan nyaman.

“Saya menghimbau masyarakat Kota Madiun dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan ini saling menghargai dan menghormati, yang biasanya aneh-aneh melanggar norma-norma masyarakat maupun agama tolong dihentikan,” tegas Wali Kota Madiun Maidi dalam sambutannya di acara tersebut. @Limad