LENSAINDONESIA.COM: DPRD Kota Blitar menggelar Rapat Paripurna Pengucapan /Janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua DPRD masa jabatan 2019-2024 Ely Idayah Vitnawati, Senin (12/04/2021).

Ely Idayah menempati kursi Wakil Ketua DPRD menggantikan Yasin Hermanto yang mengundurkan diri karena maju dalam Pilwali Kota Blitar 2020 lalu.

Di Pilwali Kota Blitar Yasin Hermanto berpasangan dengan calon wali kota Henry Pradipta Anwar diusung 3 partai politik yaitu PKB, Golkar dan PKS. Namun sayang pasangan Yasin-Henry kalah perolehan suara dari paslon Santoso­Tjutjuk.

Rapat Paripuna PAW di Gedung Paripurna DPRD kota Blitar ini dihadiri seluruh FORKOMPIMDA kota Blitar.

Pengucapan Sumpah/Janji PAW Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Ely Idayah Vitanawati dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Blitar A.A. GD. Agung Pranata.

Wali Kota Blitar Santoso dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Eli Hidayah Fitnawati yang menggantikan Yasin Hermanto.

Santoso berharap, dengan diambilnya sumpah dan janji sebagai wakil ketua DPRD kota Blitar, dengan pimpinan, bisa bekerja sama dengan pemerintahan kota, guna meneruskan program program pembangunan dan mencapai visi misi daerah.

“Bagaimana telah termosi didalam RPJMD kota Blitar tahun 2016-2021, maupun misi misi pada RPJMD periode lima tahun berikutnya. Hal ini penting untuk disampaikan, bagaimana telah kita rasakan bersama bahwa selama ini hubungan kerjasama komunikasi antara pemkot dan DPRD sudah berjalan dengan baik, kondusif serta dapat menjalankan fungsi dan kewenangannya dengan baik,” ucapnya.

Santoso juga berharap, hubungan yang baik antara ekskutif dan legislatif bisa berjalan terus sampai masa akhir jabatan. Hubungan kemitraan ini sangat penting bagi kelangsungan proses pembangunan pemerintahan dan pelayanan pada masyarakat kota Blitar. Sebab, capaian dan prestasi yang telah diraih kota Blitar tidak lepas dari peran serta dukungan kerjasama dari DPRD.

“Kepala daerah dan DPRD berkedudukan sebagai mitra sejajar dan mempunyai fungsi yang baik. Kami optimis dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada wakil ketua untuk segera beradaptasi pada jabatannya yang baru,” katanya.

Santoso berharap, semoga lembaga DPRD ini terus menjadi mitra yang baik bagi pemkot Blitar, dengan memberikan masukan masukan konstruktif demi kemajuan kota Blitar.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Blitar A.A. GD. Agung Pranata mengatakan, sumpah/janji yang di ucapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Ely Idayah Vitanawati mengandung konsekuensi hukum jika dilanggar. Karena itu, amanah sebuah jabatan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Kalau sebagai pejabat publik melakukan pelanggaran sumpah/janji tentu mempunyai aturan kode etik tersendiri. Kalau kode etiknya menjurus kepada suatu tindak pidana atau administrasi ada jalurnya, kalaupun nantinya terkait dengan pelanggaran hukum dan harus dikeluarkan surat keputusan mesti ada kewenangan dari PTUN, kalau pelanggarannya tindak pidana baru ke pengadilan umum,” katanya.@ADV/Sams