Pemkab Blitar harap Bapparda dongkrak industri pariwisata di masa pandemi

LENSAINDONESIA.COM: Industri pariwisata di Kabupaten Blitar, Jawa Timur masih terpuruk akibat pandemi COVID-19 setahun terakhir. Kondisi ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Blitar untuk berbenah menyiapkan Badan Promosi Pariwisata
Daerah (Bapparda) yang akan melakukan pergantian pengurus pada Juni 2021 mendatang.

Pemerintah Kabupaten Blitar berharap pengurus baru Badan Bapparda periode 2021-2023 dapat mengangkat potensi wisata menjadi salah satu leading sector ekonomi masyarakat.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudporo) Kabupaten Blitar, Arinal Huda mengatakan berakhirnya kepengurusan Bapparda masa bakti 2019-201 akan menjadi momentum baik untuk melakukan evaluasi. Hal ini agar Bapparda secara organisasi maupun personal bisa berjalan dengan baik dalam mempromosikan pariwisata blitar pasca pandemi.

“Bapparda sebagaimana namanya merupakan lembaga non pemerintah yang dibentuk dan di tugaskan mempromosikan potensi wisata daerah, setahun terakhir ini memang semua dunia wisata mengalami lockdwon, hampir semua tiarap. Tekait kelembagaan, bahwa kepengurusan Bapparda akan berakhir pada bulan Juli 2021 hal ini adalah momentum yang baik untuk mengadakan evaluasi, baik dari sisi personel maupun kinerjanya. Saya berharap kedepan Bapparda lebih cepat dalam merespon setiap perubahan, termasuk orang yang akan di pasang dalam lembaga tersebut, harus orang yang mampu cepat menangkap perubahan,” katanya, Rabu (14/04/2021).

Menurut Arinal Huda, perubahan perilaku (new normal) masyarakat diberbagai bidang akibat pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap kepariwisataan.

Dunia pariwisata, lanjut Arinal Huda, dulu sangat akrab dengan Sapta Pesona yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan. Namun sekarang ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengeluarkan standart baru bagi dunia pariwisata yaitu Clean, Healt, Safety and Environmental Friendly (CHSE).

Nah, saat ini baru ada dua destinasi wisata di Kabupaten Blitar telah mendapatkan sertifikat CHSE tersebut, yaitu Kampung Colat dan Rumah Makan Srengat. Diharapkan tahun ini bisa didorong menjadi empat destinasi wisata di Kabupaten Blitar mendapatkan sertifikasi CHSE.

“Awal pemberlakuan CHSE sekitar bulan September 2020 lalu. Kita sudah informasikan agar segera menyikapi program pemerintah pusat, yang tidak lain untuk meningkatkan daya saing pariwisata kita. Tentunya untuk memenuhi standar itu membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit. Tapi kami tetap mendorong untuk melakukan sertifikasi CHSE,” ujar Arinal huda.

Sementara itu, Kabid Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar Agus muntolip Setiawan juga mendorong perlunya perubahan yang lebih baik pada lembaga yang menaungi promosi pariwisata di wilayahnya.

”Tentu kita berharap banyak dengan adanya perubahan pada lembaga Bapparda, karena disana juga menaungi banyak sektor penopang usaha kepariwisataan, pergerakan yang luas di luar tentunya membutuhkan penyesuaian ke dalam juga, bagaimana lembaga Bapparda bisa cerdas dan cepat menanggapi animo pasar serta menentukan model promosi yang diperlukan,” pungkas Agus Muntolip.@Sams

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Mohammad Ridwan

Recent Posts

Presiden Jokowi dan Ibu Negara ucapakan selamat Hari Raya Idul Fitri

LENSAINDONESIA.COM: Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyampaikan ucapan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1442 Hijriah…

4 hours ago

India apresiasi bantuan penanganan COVID-19 dari Indonesia

LENSAINDONESIA.COM: Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Manoj Kumar Bhakti menyampaikan apresiasi atas bantuan hibah Pemerintah RI kepada India untuk…

5 hours ago

Seskab: Pandemi tak hilangkan kesyahduan Hari Idul Fitri

LENSAINDONESIA.COM: Setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat muslim merayakan kemenangan di Hari Idulfitri, besok Kamis (13/05/2021). Momen…

5 hours ago

Antisipasi COVID-19 masa Lebaran, Wali Kota Malang perketat penyekatan hingga jalur tikus

LENSAINDONESIA.COM: Hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat skala Mikro (PPKM Mikro) ke VI, kasus COVID-19 di Kota Malang dinyatakan menurun.…

8 hours ago

Lebaran tanpa mudik, masyarakat dihibur film Dear Imamku

LENSAINDONESIA.COM: Memasuki tahun kedua di masa pandemi COVID-19 yang dialami oleh dunia secara global, pada akhirnya mempengaruhi aktivitas dan pola…

9 hours ago

H-1 Lebaran, 507 pekerja migran asal Blitar tiba di Indonesia

LENSAINDONESIA.COM: Para Pekerja Migran (PMI) asal Kabupaten Blitar terus berdatangan di Indonesia pada H-1 Lebaran. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten…

9 hours ago