LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah kota Madiun mulai serius menggarap proyek perbaikan monumen Pancasila yang berada di jalan Diponegoro. Dengan menggunakan dana APBD sebesar 200 juta rupiah, diharapkan lokasi Taman Pancasila ini bisa memberi dampak positif untuk masyarakat.

Dari informasi yang dihimpun, Taman Pancasila ini akan direhab dengan konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang nantinya dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana, seperti bangku, payung besar untuk berteduh, dan lampu taman sebagai penerangan di malam hari.

Jemakir, S.P., Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Umum Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Madiun kepada Lensaindonesia.com, menjelaskan bahwa proyek yang diperkirakan rampung dalam waktu dua bulan ini diharapkan mampu memberi kontribusi yang optimal dan multifungsi bagi masyarakat, khususnya warga di sekitar Taman Pancasila, Jumat (16/4/2021) siang.

“Monumen akan dibuat menjadi multifungsi, disamping sebagai monumen sejarah (fungsi) edukatif, juga kegiatan sosial (fungsi sosial) untuk bersantai, sekaligus penataan dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan,” papar Jemakir.

Monumen yang berada di salah satu kawasan bersejarah Bosbow tersebut, sengaja dikemas dengan apik sehingga mampu menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Madiun. Direncanakan taman ini akan diberi nama “RTH MONUMEN PETA”. Jemakir juga menambahkan bahwa kedepannya diperlukan campur tangan masyarakat sekitar untuk turut menjaga dan memelihara Monumen Pancasila tersebut. @Limad