LENSAINDONESIA.COM: Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin merasa prihatin Ramadan 1442 Hijriah ini masih menjadi bulan puasa yang harus dilalui dalam kondisi pandemi COVID-19.

Ma’ruf mengatakan, iman, imun, aman, dan amin menjadi kunci menghadapi masalah ini.

“Iman kepada Allah bahwa musibah tidak menimpa kita kecuali apa yang telah ditentukan oleh Allah, illa ma qadarullah, kecuali yang sudah ditentukan oleh Allah ini kita imani. Ini takdir,” kata Ma’ruf dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/04/2021).

Dalam menjaga imun, asupan yang bergizi diperlukan. Hal ini meliputi mengonsumsi vitamin, berolahraga, dan mengelola diri dengan baik.

“Menjaga keamanan diri dan orang lain dengan menerapkan protokol kesehatan 5M dan juga amin, yaitu dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT,” jelas dia.

Sebagai hamba Allah, Ma’ruf menekankan manusia memerlukan pertolongan Allah dalam setiap tindakannya. Pertolongan Allah berupa rahmat akan mempermudah setiap permasalahan yang dihadapi.

“Karena pada dasarnya rahmat Allah itu akan diberikan kepada orang-orang yang berusaha dengan baik inna rahmatallahi qaribun lil muhsinin,” ujar Wapres.

Karena itu, Ma’ruf menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi yang dilakukan secara masif. Hal ini penting dalam penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi.

“Menurut pandangan agama mematuhi protokol kesehatan dan vaksinasi itu juga merupakan kewajiban karena ilmu kesehatan atau kedokteran itu juga termasuk tata aturan Allah,” tuturnya.@LI-13

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun