LENSAINDONESIA.COM: Kabar duka datang dari balantika musik Indonesia. Bassist grup rock Boomerang Hubert Henry Limahelu meninggal dunia, Sabtu (24/04/201).

Henry menghambuskan nafas terakhirnya di usia 53 tahun pada pukul 08.15 WIB saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.

Kabar duka ini diunggah akun Instagram Boomerang Official pada Sabtu pagi.

Selamat Jalan Hubert Henry Limahelu
Semua #Kisah dan Karyamu Akan Selalu menjadi Warna Untuk Kami Semua
Semoga #Kembali dalam Lindungan Tuhan Di Surga
Doa Kami Kami Akan Selalu Menyertai,” tulis akun Instagram Resmi Boomerang Band.

Pipud, manajer Boomerang menyampaikan, bahwa kondisi Henry sempat membaik pasca menjalani operasi.

“Sebenarnya kondisinya udah membaik beberapa hari ini, cuma tadi pagi kolaps dan 08.15 (WIB) meninggal dunia,” ujar Puput.

Hal yang sama juga disampaikan Goegre Limahelu, adik kandung Henry.

Sementara itu, mantan vokalis Boomerang Roy Jeconiah juga menyampaikan duka cita atas kepergian sahabatnya tersebut.

“Selamat jalan bro Boomerang, Hubert Henry Limahelu, doa terbaik untuk istri, anak dan keluarga yang ditinggalkan. May you rest in peace my dear friend,” demikian unggahan Instagram mantan vokalis Boomerang, Roy Jeconiah.

Jurnalis Antara mencoba menghubungi Roy Jeconiah dan manajer Boomerang pada siang ini, namun belum mendapatkan jawaban. Sedangkan akun Instagram Boomerang_Offical pada siang ini mengunggah foto hitam putih sosok Henry sedang menggendong bass dengan tulisan “Selamat Jalan”.

Rest in peace. Selamat jalan Hubert Henry Limahelu. Semua kisah dan karyamu akan selalu menjadi warna untuk kami semua. Semoga kembali dalam lindungan Tuhan di surga,” demikian keterangan Roy.

Sebelumnya, Henry mengalami pendarahan di otak dan dilarikan ke RS Husada Utama Surabaya pada 14 April 2021 lalu.

Hubert Henry meninggalkan seorang istri bernama Louretta Limahelu-Tambayong dan tiga anaknya. Yakni Natanael Limahelu (17), Cyros Limahelu (15) dan Mark Jacob Limahelu (8).

Kakak kandung Henry, John Limahelu menyampaikan, bahwa rencananya jezah akan dimakamkan di TPU Kembang Kuning, Surabaya pada Senin 26 April 2021.

“Iya besok di makam di sebelah makamnya Bapak sama Ibu. Hari Senin jam 10 pagi. Menunggu temen-temennya dari Jakarta,” pungkas John.@LI-13/bbs