LENSAINDONESIA.COM: Keluarga besar Tribun Utara alias Greennord (suporter Persebaya) dan Klub Vespa, Selasa (27/4/2021) siang mendatangi Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak di Jl Kalianget, Surabaya.

Puluhan massa yang tergabung dalam aksi solidaritas itu, berjalan kaki dari 200 meter dari Jl Raya Perak Barat menuju Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan desakan kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk segera mengusut tuntas pengeroyokan Mahasiswa Stikosa AWS, Zainal Fattah, hingga korban meninggal.

Husin Ghozali (46) yang akrab disapa Cak Cong selaku koordinator aksi menyampaikan maksud aksi itu untuk mengawal kejelasan kasus pengeroyokan yang dialami Zainal Fattah pada 19 April 2021 kemarin.

Pasalnya, terhitung sejak pelaporan yang dilayangkan pada 19 April 2021 hingga genap 8 hari ini, polisi tak kunjung menetapkan pelaku pengeroyokan yang menyebabkan korban akhirnya tewas pada Jumat (23/42021) di RS Al-Irsyad.

“Ini aksi solidaritas. Kami merasa perlu turun sebagai bentuk pengawalan agar kasus ini ‘tidak masuk angin’. Jangan sampai kasus ini bias dan tidak ada jalan. Kami akan kawal sampai proses di pengadilan,” terangnya saat dijumpai di lokasi

Sementara pentolan Bonek, Andie Kristanto yang akrab disapa Andie Peci menegaskan, bahwa aksi tersebut murni solidaritas dan tak ada hubungannya dengan sepakbola.

“Ini bagian dari solidaritas bersama, atas meninggalnya kawan kami, Zainal Fattah. Kebetulan ini tak ada kaitannya dengan sepak bola sama sekali,” tuturnya.

Peci juga menyebut bahwa pihaknya siap membantu kepolisian, untuk mencari keberadaan pelaku pengeroyokan. “Harapannya kalo memang dibutuhkan informasi keberadaan dan sebagainya kami siap membantu itu. Apalagi kalo sudah jadi tersangka tapi tak kunjung ditangkap,” pungkasnya. @wendy