LENSAINDONESIA.COM: Kanker Serviks, merupakan salah satu penyakit mematikan nomor 2 bagi para wanita di Indonesia.

Untuk menyikapinya, Missy, produsen pembalut wanita menggelar  Women’s Talk “Yuk, Lebih Kenal Sama Kanker Serviks” sebagai kepedulian antisipasi kanker serviks melalui Instagram @missy.id bersama Dr. Marsell Phang, Sp.OG dari Laboratorium Klinik Parahita Surabaya.

Dalam Women’s Talk tersebut, Dokter Marsell menjelaskan pengaruh penggunaan bahan pembalut berbahaya terkait pemicu kanker serviks.

“Penggunaan pembalut yang berdioksin dan klorin itu bisa menyebabkan keputihan lebih parah dan berbahaya. Jika infeksi menahun dalam jangka panjang diperparah dengan pembalut (dioksin dan klorin)  yang memicu keputihan dan malah menyebabkan infeksi, dan infeksinya makin parah dia nggak cuma dibawah aja, dia bisa istilahnya naik ke atas sampai infeksi, sampai di saluran ke indung telur. Jika sampai kesana, akan mengumpul nanti bisa sampai bikin nyeri hebat itu nanti harus dioperasi, diangkat dan sangat menggangu kesuburan, jangan sampai itu terjadi!,” ujar Dokter Marsell dalam keterangan tertulis yang diterima Lensaindonesia.com, Minggu (02/04/2021).

Missy, pembalut dengan pantyliner bebas klorin, dioksin  yang sudah bersertifikat lolos uji lab BEBAS KLORIN. Ist

Sebab itu, Missy hadir dengan pembalut dan pantyliner bebas klorin, dioksin  yang sudah bersertifikat lolos uji lab BEBAS KLORIN.

Di dalam pembalut Missy juga ada kandungan anion dan teh herbal ampuh atasi berbagai infeksi kewanitaan seperti gatal, iritasi, keputihan dan mampu menghambat pertumbuhan kanker.

Missy ini merupakan pembalut terobosan baru pertama dan di Indonesia menggunakan antibacterial seal / kemasan anti bakteri kedap udara, air dalam packaging dan per-satuan pembalutnya.

Adanya fitur ini pembalut akan terhindar dari virus, bakteri, dan jamur sehingga aman disimpan, dan dibawa dalam tas saat berpergian.@pro,Rel-Licom