LENSAINDONESIA.COM: Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kogabwilhan II Jl Indrapura, Surabaya, menemukan 4 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia yang terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (3/5/2021).

Meski sebelum berangkat seluruh PMI diwajibkan menjalani swab tes, namun sesampainya di Indonesia mereka harus melakukan tes lagi untuk langkah antisipasi.

Penanggungjawab RSL Kogabwilhan II, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, seluruh pekerja migran yang memasuki Surabaya akan dilakukan screening ulang dengan menjalani swab tes PCR di Asrama Haji Sukolilo.

“Mereka yang terkonfirmasi positif langsung dikirim ke RSLI untuk segera ditangani. Sejak 1 Mei sampai hari ini ada ditemukan 4 orang positif. Ada 3 laki-laki dan 1 perempuan,” terangnya.

PMI yang barusan pulang dari luar negeri tersebut diberikan penanganan serta ruangan khusus. Mereka juga dimonitoring tenaga medis secara ketat jika ditemukan positif terkonfirmasi Covid-19.

Pasalnya, diketahui Sars-CoV-2 di beberapa negara telah bermutasi dan disinyalir lebih ganas dari varian yang ada di Indonesia.

“Karena berasal dari luar negeri, mereka dimonitoring ketat terkait dinamika virus yang ada pada tubuhnya, supaya tidak menimbulkan dampak yang lebih luas. Serta menghindari kemungkinan menularnya virus dari luar tersebut ke tempat umum di Indonesia,” tambahnya.

Semua ini dimaksudkan sebagai upaya antisipasi dan jangan sampai Sars-CoV-2 yang dinamikanya perlu diteliti lagi dari luar negeri itu menyebar luas di Indonesia.

Nalendra juga berpesan, supaya masyarakat tak jenuh dalam menjalankan protokol kesehatan secara ketat guna mengantisipasi penularan virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

“Juga perlu saya tekankan, bahwa menghadapi Covid-19 ini kuncinya tetap pada ketaatan dalam menjalankan protokol kesehatan dan masyarakat jangan abai dalam setiap aktivitas yang berpotensi penularan covid-19.” tandasnya.

Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia, sejak 28 April hingga 2 Mei 2021, total keseluruhan pekerja migran yang datang di Jawa Timur sudah ada 3.141 orang.

“Per tanggal 2 Mei kemarin sudah ada 3.141 PMI. Mereka sekarang di Asrama Haji menjalani swab tes dulu dan hasilnya keluar keesokan harinya. Kalo ada yang positif nanti di karantina di RSLI,” terang sumber yang sengaja dirahasiakan identitasnya. @wendy