LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 53 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Asia Tenggara dirawat di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kogabwilhan II Jl Indrapura, Surabaya. Mereka dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 usai menjalani karantina serta swab tes PCR di Asrama Haji Sukolilo.

Penanggungjawab RSL Kogabwilhan II, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Jumat (7/5/2021), menyebut awalnya ada 40 PMI yang masuk untuk menjalani perawatan di RSL tersebut.

“Sedangkan siang hari pukul 13.00 WIB telah masuk 10 orang PMI, dan sore ini masuk masuk lagi pasien PMI 3 orang. Totalnya untuk hari ini kita terima 53 PMI,” terangnya.

Seluruh PMI berasal dari Malaysia, Singapura, Hongkong, Brunei Darussalam dan Belanda, saat ini tengah diberikan penanganan khusus di RSL Kogabwilhan II. Mereka juga dilakukan observasi.

Penanganan khusus yang dimaksud yaitu menjalani tes swab PCR setiap lima hari sekali, kalau pemeriksaan di lima hari pertama ternyata mereka sudah negatif, maka dilanjutkan pemeriksaan kedua yang dipercepat, yaitu dua hari setelahnya.

“Jika setelah itu hasilnya negatif, mereka dikembalikan ke Satgas PMI Jatim untuk selanjutnya menjalani karantina lanjutan. Menggenapi minimal 14 hari isolasi sesuai dengan ketentuan dari Menteri Kesehatan,” tambahnya.

Dia juga menegaskan, pemantauan selama dua pekan kepada PMI ini dilakukan secara maksimal. Ini dilakukan karena mereka berasal dari luar negeri yang notabene Sars-Cov-2 (Covid-19) dibeberapa negara telah bermutasi dan disinyalir lebih ganas.

“Kita berharap mereka benar-benar terpantau dan patuh menjalani isolasi hingga 14 hari sebelum kembali berkumpul dengan keluarganya, semata-mata untuk mengantisipasi dan menjaga agar potensi penularan Covid-19 (varian baru) bisa dihindari dan diminimalisir,” pungkasnya.

Beberapa PMI juga dilakukan pengambilan sampel guna dilakukan penelitian. RSL Kogabwilhan II akan mengirim sampel tersebut ke Balitkbangkes Jakarta Pusat, guna penelitian lanjutan terkait potensi varian baru Covid-19, yang hasilnya akan keluar dua minggu setelah sampel masuk.

Untuk diketahui, informasi yang dihimpun oleh Lensa Indonesia, sebanyak 5.896 PMI sudah masuk ke Jawa Timur sejak 28 April hingga Jumat (7/5/2021) ini masih berasal dari Asia Tenggara, dan diperkirakan minggu depan ada gelombang rombongan PMI datang dari Timur Tengah.

14.000 PMI yang kembali pulang ke Indonesia secara bertahap ini, untuk wilayah Jatim diketahui menuju kampung kelahiran di Jember, Probolinggo, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Tuban, Nganjuk, Pacitan, Tulungagung, Malang, Ngawi, Lumajang, Lamongan dan Blitar. @wendy