LENSAINDONESIA.COM: Kelompok Tani (Poktan) Taman Lestari yang berada di Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun merupakan salah satu Pekarangan Pangan Lestari (P2L) unggulan Kota Madiun. Poktan Taman Lestari ini mampu mengaplikasi berbagai jenis teknik pertanian untuk memberikan efek positif kepada para anggota Poktan, serta warga Kelurahan Taman.

Mulai dari menanam berbagai sayuran dengan sistem hidroponik, menciptakan Toga (Tanaman Obat Kelurga) hingga meramu pupuk organik yang digunakan oleh Poktan sendiri ataupun dijual ke khalayak umum.

Poktan yang baru berjalan setengah tahun lebih tersebut, awalnya memperoleh bantuan dari Dinas Pertanian Kota Madiun sebesar 50 juta rupiah, yang kemudian digunakan untuk operasional Poktan seperti pengadaan Demonstration Plot (Demplot) dan kebun bibit.

Dengan P2L diharapkan setiap lingkungan mampu menciptakan ketahanan pangan sendiri.

“Bahwa dari setiap lokasi atau lingkungan mampu memiliki ketahanan pangan,” ujar Ketua Poktan Taman Lestari Kurnia Fidia Wati atau biasa disapa Fifid, saat dijumpai Lensaindonesia.com, Jumat (7/5/2021) siang.

P2L harus mampu menyuplai kebutuhan pangan sendiri minimal untuk lingkungan Poktan, selebihnya bisa menghasilkan pendapatan dari hasil olahan produksi pangan. Sehingga, kelangsungan Poktan bisa terus berkesinambungan.

Kesuksesan Poktan P2L Taman Lestari dalam mengelola dan memanfaatkan pekarangan untuk dijadikan sumber pangan sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup masyarakat dalam rangka pengendalian perubahan iklim di lingkungan.

“P2L ini sangat menunjang untuk penilaian Proklim, salah satunya urban farming (teknik bertani di wilayah perkotaan), penghijauan dan pola tani,” jelasnya.

Dengan kehadiran P2L Taman Lestari wilayah Kelurahan Taman, pemerintah Kota Madiun optimis mampu mendapatkan sertifikat verifikasi Program Kampung Iklim yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sebagai informasi, Pekarangan Pangan Lestari (P2L) adalah program pemerintah melalui Kementerian Pertanian yang bertujuan memanfaatkan pekarangan yang ada sebagai sumber pangan dan gizi sehingga mampu menciptakan ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan sendiri. @Limad