LENSAIDONESIA.COM: Pemerintah mematok biaya vaksinasi gotong royong Covid-19 sebesar Rp. 500.000 per dosis.

Artinya, jika setiap orang membutuhkan suntikan dua dosis (dua kali), maka total biaya masing-masing orang adalah Rp. 1 juta.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (10/7/2021).

“Harga vaksin Rp375 ribu per dosis dan penyuntikkan Rp125 ribu, total Rp500 ribu,” ujar Airlangga.

Airlangga juga menyampaikan, bahwa saat ini sudah tersedia 500.000 dosis vaksin Sinopharm di Indonesia, dari kontrak 7,5 juta. Kemudian, vaksin ini akan digunakan untuk vaksinasi gotong royong.

Selain Sinopharm, kata Airlangga, pemerintah juga menyiapkan 5 juta dosis vaksin Cansaino. Dengan vaksinasi gotong royong terhadap para karyawan perusahaan dapat dimulai secepatnya. Vaksin ini juga dinyatakan aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Dan tentunya vaksin gotong royong ini diharapkan sudah bisa dilaksanakan nanti di akhir bulan Mei ini,” terang Airlangga.

“Kemudian ini juga sudah memperoleh sertifikasi baik dari Badan POM maupun dari MUI (Majelis Ulama Indonesia),” tambahnya.@licom

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun