LENSAINDONESIA.COM: Di tengah hiruk pikuk dan dinamika kemajuan jaman yang kian pesat saat ini, kesetaraan gender dan persamaan hak antara perempuan dan laki-laki bukan lagi menjadi sebuah isu utama di masyarakat.

Bicara tentang eksistensi perempuan, bukan lagi menjadi suatu hal yang tabu. Bahkan, sudah menjadi rahasia umum bahwa semakin banyak perempuan-perempuan hebat yang mengukir reputasi dan menorehkan prestasi di berbagai bidang. Di masa sekarang, eksistensi kaum perempuan semakin kuat dan menonjol di berbagai sektor kehidupan.

Banyak perempuan-perempuan hebat di Indonesia, yang telah membuktikan diri melalui berbagai pencapaian prestasi dan meraih kesuksesan di bidangnya masing-masing. Lebih dari itu, kiprah dan sepak terjangnya mereka juga mampu menginspirasi orang lain, terlepas dari apapun gendernya.

Apa saja yang sudah dilakukan para perempuan hebat ini, dan apa saja prestasi serta reputasi yang sudah diraihnya ? Di edisi perdana Lensa Indonesia Digimagz, yang sekaligus spesial Hari Kartini, berikut adalah 10 Perempuan Inspiratif Indonesia menurut Lensa Indonesia Digimagz :

 

SRI MULYANI INDRAWATI :

Siapa yang belum pernah mendengar nama Sri Mulyani? Hampir seluruh masyarakat Indonesia sudah sering mendengar namanya. Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D., adalah seorang perempuan yang saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia yang dilantik 23 Oktober 2019 oleh Presiden Joko Widodo. Sebelumnya Sri Mulyani juga telah menduduki jabatan yang sama dalam Kabinet Indonesia Bersatu (2005-2010), pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Perempuan inspiratif yang satu ini telah banyak menorehkan prestasi yang diakui oleh internasional. Anak ketujuh dari pasangan Prof. Satmoko dan Retno Sriningsih ini pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif IMF mewakili 12 negara Asia Tenggara. Sri Mulyani juga dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia oleh Emerging Markets Forum pada tahun 2006 dan predikat yang sama diperolehnya dari majalah Finance Asia tahun 2017. Pada tahun 2008, perempuan kelahiran Tanjung Karang tersebut terpilih menjadi wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes.

Menjadi perempuan sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia pada 2019, dan terpilih sebagai “Best Minister in the World” pada World Government Summit di Dubai tahun 2018, serta deretan prestasinya yang lain membuat Sri Mulyani sangat pantas untuk disebut sebagai “Perempuan Inspiratif Indonesia”.

 

KHOFIFAH INDAR PARAWANSA :

Perempuan inspiratif yang satu ini dikenal dengan sosoknya yang sederhana, namun dibalik itu tersimpan kecerdasan dan prestasi yang luar biasa. Itulah Hj. Dra. Khofifah Indar Parawansa, M.Sos.

Perempuan kelahiran Surabaya pada tahun 1965 ini dikenal sebagai seorang birokrat dan politisi handal di Indonesia. Lulusan S-1 Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga dan S-2 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI ini pernah menjadi Wakil Ketua DPR pada masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie.

Selain itu, Khofifah pernah menjabat Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan pada Kabinet Persatuan Nasional (1999-2001). Kemudian Menteri Sosial dalam Kabinet Kerja di pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sejak tahun 2019 hingga sekarang, perempuan yang telah malang melintang di dunia perpolitikan Indonesia tersebut menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak (Emil Dardak).

Selain berbagai prestasi dan jabatan mentereng di dalam negeri, Khofifah pun menorehkan banyak prestasi di luar negeri yang mencengangkan. Diantaranya pernah menjadi Ketua Delegasi RI pada “Women 2000, Gender Equality Development and Peace for The Convention The Elimination of all Forms of Discrimination Against Women” di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat pada tahun 2000.

Khofifah juga pernah didapuk untuk menjadi narasumber utama pada Commission on the Advancement of Women, Commission on the Status of Women, di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat pada tahun 2006.

Pastinya, kiprah Bunda Khofifah, panggilan akrab Khofifah Indar Parawansa, telah menginspirasi banyak perempuan di Indonesia. Sehingga sudah seharusnya namanya masuk ke dalam 10 Perempuan Inspiratif Indonesia.

 

SUSI PUDJIASTUTI :

Susi Pudjiastuti, siapa yang tak kenal mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019, yang juga sekaligus seorang pengusaha sukses ini ?

Perempuan kelahiran Pangandaran ini adalah pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, PT ASI Pudjiastuti Aviation atau maskapai penerbangan Susi Air, dan juga eksportir hasil-hasil perikanan.

Sebagai seorang perempuan, Susi sangat dikenal sebagai sosok yang tegas. Hal ini terlihat pada saat dirinya menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, berbagai keputusan tegas dibuatnya untuk memberantas pencurian ikan yang sering terjadi di wilayah perairan nusantara serta usahanya dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan. Salah satunya adalah keputusan menenggelamkan kapal asing yang tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia.

Tak berlebihan jika Putri dari pasangan H. Ahmad Karlan dan Hj. Suwuh Lasminah ini disebut sebagai “Perempuan Inspiratif Indonesia”, karena Susi Pudjiastuti telah banyak memperoleh penghargaan, seperti Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat pada tahun 2004, Ganesha Widyajasa Aditama Award dari ITB (2011), Extraordinary Leadership and Significant Contributions to the Economy pada APEC tahun 2011, dan masih banyak lainnya.

 

TRI RISMAHARINI :

Siapapun tak akan asing dengan sosok perempuan inspiratif yang satu ini. Wajahnya sering menghiasi di berbagai media. Cara bicaranya yang ceplas-ceplos dan tegas, serta cekatan dalam bekerja, menjadi ciri khasnya. Risma bahkan pernah turun dari mobilnya untuk mengatur lalu lintas pada saat terjadi kemacetan.

Bahkan, Mantan Wali Kota Surabaya selama dua periode tersebut tak pernah ragu untuk masuk ke selokan dan membersihkan sampah. Saat menjabat sebagai wali kota, Pemerintah Kota Surabaya berhasil meraih 322 penghargaan, baik dari dalam negeri maupun internasional. Pada masa kepemimpinan Tri Rismaharini, Kota Surabaya meraih tujuh kali Piala Adipura secara berturut-turut, sejak tahun 2011 hingga 2017 dalam kategori Kota Metropolitan.

Pada 2013, nama perempuan kelahiran Kediri tahun 1961 tersebut masuk dalam Majalah Forbes sebagai salah satu dari 10 perempuan inspiratif di dunia. Risma juga pernah menerima Penghargaan Women Empowerment Award (WEA) dari media “China Herald Times” yang berbasis di Singapura. Penghargaan tersebut didapatkannya karena dianggap berhasil memberdayakan perempuan.

Risma pun meraih penghargaan World Mayor Commendation sebagai Wali Kota Terbaik Ketiga di Dunia versi “World Mayor Project” pada 2015. Namanya juga masuk dalam 50 tokoh besar dunia pada peringkat 24 versi Majalah Fortune.

Sosok Risma yang tegas, terutama dalam melawan tindakan korupsi, serta kerja kerasnya melawan korupsi, membuatnya memperoleh penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award 2015.

 

ANGKIE YUDISTIA :

Luar biasa! Satu kata itu yang dapat menggambarkan sosok seorang Angkie Yudistia. Perempuan inspiratif yang satu ini adalah seorang penyandang disabilitas tunarungu, yang menjadi salah satu staf khusus dan Juru Bicara Presiden Joko Widodo di bidang sosial.

Keterbatasan ternyata tak menghalanginya mewujudkan mimpi. Angkie justru menjelma menjadi sosok perempuan dengan segudang prestasi. Alumni fakultas komunikasi di London School of Public Relations Jakarta hingga memperoleh gelar Master tersebut pernah terpilih sebagai salah satu finalis Abang None Jakarta dari daerah pemilihan Jakarta Barat pada tahun 2008. Di tahun yang sama, Angkie menyabet penghargaan sebagai The Most Fearless Female Cosmopolitan 2008.

Menyadari betapa sulitnya mencari pekerjaan bagi kelompok disabilitas, membuat Angkie mendirikan sebuah perusahaan bernama Thisable Enterprise. Perempuan yang pada 2019 lalu memperoleh penghargaan Asia’s Top Outstanding Women Marketeer of The Year dari Asia Marketing Federation itu berharap dengan adanya Thisable Enterprise, kalangan disabilitas mampu bersaing dalam dunia kerja sehingga perekonomian mereka dapat terangkat dengan baik.

 

NAJWA SHIHAB :

Pasti sudah tidak asing dengan perempuan inspiratif ini. Sosoknya yang cantik dan cerdas menjadi idola baru di kalangan anak muda Indonesia. Najwa Shihab, putri dari ulama Quraish Shihab ini sudah malang melintang di dunia jurnalistik.

Gaya bicaranya yang tegas dan tajam, cara berpikirnya yang kritis, namun dengan tetap mengedepankan sisi humanis, menjadi ciri khas yang indah dari perempuan alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia angkatan 1996 tersebut.

Deretan prestasi berhasil diraihnya sebagai seorang jurnalis. Berawal dari sebuah penghargaan dari PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) untuk laporannya mengenai kejadian pasca bencana gempa dan tsunami Aceh 2004. Penghargaan ini diterimanya pada tahun 2005.

Najwa Shihab juga dipercaya sebagai Highly Commended for the Best Current Affairs Presenter di Asian Television Award (2007 dan 2009), Australian Alumni Award for Journalism and Media (2009), National Award for Journalistic Contribution to Democracy (2010), Young Global Leader oleh The World Economic Forum (2011), Most Progressive Figure oleh Forbes Magazine (2015), The Influential Woman of The Year dari Elle Magazine (2016), dan masih banyak penghargaan lain yang melekat pada dirinya.

Perempuan kelahiran Makassar tersebut juga pernah menjadi pembicara pada Convension Asian American Journalist Association di hadapan wartawan-wartawan lainnya yang berasal dari berbagai negara.

Menurutnya, perempuan kuat itu perempuan yang menguatkan perempuan lain.

 

MERRY RIANA :

Cantik, muda, dan sukses. Itulah gambaran dari sosok seorang Merry Riana. Kisah hidup dan kesuksesan membuat perempuan kelahiran 29 Mei 1980 ini banyak diidolakan oleh masyarakat. Kisahnya yang sangat fenomenal menceritakan bagaimana seorang mahasiswi pas-pasan di luar negeri, bahkan sampai pernah makan roti di toilet. Namun pada akhirnya mampu meraih pendapatan 1 juta dolar dan melunasi hutangnya sebesar 40 ribu dolar. Kisah tersebut dituangkan dalam bukunya yang berjudul “Mimpi Sejuta Dollar”, dan bahkan kisahnya tersebut sudah diangkat ke layar lebar.

Perempuan inspiratif lulusan Electrical and Electronics Engineering (EEE) di Nanyang Technological University (NTU) ini pernah memenangkan Indonesia Choice Awards 2016 dalam kategori “Creative and Innovative Person of The Year”. Selain sebagai Enterpreneur, saat ini Merry Riana menjadi seorang Speaker, Trainer, dan Motivator Wanita asal Indonesia No.1 di Asia.

Menurut putri pasangan Ir. Suanto Sosrosaputro dan Lynda Sanian tersebut, wanita sejati tidak dinilai dari profesinya. Tapi bagaimana dia bisa menjadi versi terbaik dari dirinya.

 

INDA RAYA :

Bagi masyarakat Kota Madiun, pasti sangat mengenal sosok perempuan inspiratif yang satu ini. Memiliki nama lengkap Inda Raya Ayu Miko Saputri, Perempuan kelahiran Madiun tahun 1981 tersebut mendampingi Wali Kota Madiun Maidi, sebagai Wakil Wali Kota pada periode 2019-2024.

Inda Raya dikenal dengan berbagai kebijakan-kebijakan yang merakyat bagi masyarakat Kota Madiun. Perempuan lulusan University of Wollongong Sydney, Australia itu juga terkenal dengan kepeduliannya akan pelaku UMKM di Kota Madiun. Berbagai kebijakan dan terobosan baru dibuatnya untuk mengangkat produk-produk UMKM di Kota Madiun. Tak mau tanggung-tanggung, bahkan Inda pun mempromosikan (Endorse) produk-produk UMKM tersebut, melalui akun Instagram miliknya tanpa memungut biaya apapun alias gratis.

Tak mengherankan apabila sosok orang nomor dua di Kota Madiun yang terkenal supel dan kekinian ini disebut-sebut sebagai Ibu UMKM.

 

FEBRI HAPSARI DIPOKUSUMO :

Anggun dan inspiratif, dua kata tersebut yang terlintas dalam benak saat melihat rekam jejak seorang Raden Ayu (R.Ay. Febri Hapsari Dipokusumo. Bagaimana tidak? Jika seakan tiap gerak dan langkah perempuan kelahiran Surabaya tahun 1972 ini mencitrakan kepedulian dan kontribusi bagi masyarakat.

Sejak menikah dengan KGPH Adipati Dipo Kusumo, M.Si., putra Raja Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat SISKS. Pakubuwono XII, pada tahun 2000. Febri berperan aktif dalam mengupayakan revitalisasi Kraton Surakarta sebagai cagar budaya dan destinasi wisata yang dapat memberi penghidupan bagi para Abdi Dalem dan masyarakat di sekitar Kraton Surakarta.

Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta ini juga dikenal aktif dalam kegiatan promosi pariwisata Kota Surakarta (Solo), seperti perannya sebagai Ketua sekaligus Pembina di Paguyuban Putra-Putri Solo yang merupakan Duta Wisata bagi Kota Solo. Selain itu, Pemerintah Kota Solo dan sejumlah instansi juga seringkali mempercayakan event-event yang menjadi agenda wisata kepada Febri, diantaranya KADIN Expo 2016, Solo Great Sale, World Heritage Cities Conference and Expo 2008, Solo International Performing Arts (SIPA), Asean Paragames 2021, dan berbagai event yang lain.

Meski kesehariannya dipenuhi dengan beragam kesibukan, namun Juara 1 Putri Citra Jawa Timur dan Runner-Up Putri Citra Indonesia tahun 1992 tersebut tak pernah mengenyampingkan peran dan komitmennya terhadap keluarga. Hal ini tampak nyata dengan Febri yang seringkali terlihat mendampingi suami dan anak-anaknya di berbagai kesempatan dan kegiatan.

 

ERICA SANTOSO :

Bagi para pecinta kuliner pastinya tidak asing dengan “Roti Bluder”. Roti legendaris Kota Madiun yang terkenal dengan kelembutan rasa dan teksturnya. Satu yang paling terkenal dan melekat di hati masyarakat adalah “Bluder Cokro”.

Bluder Cokro berdiri sejak tahun 1989, dan terus berinovasi, membuat perusahaan yang berpusat di Kota Madiun ini berkembang pesat, bahkan mendirikan pabrik-pabrik baru untuk ikut andil dalam menggerakkan perekonomian masyarakat dengan membuka lapangan kerja. Hal ini tampak nyata dari jumlah karyawan yang pada awalnya hanya 5 orang, saat ini mencapai ratusan orang, yang mana 88 orang diantaranya adalah perempuan.

Pesatnya perkembangan Bluder Cokro tak bisa dilepaskan dari tangan dingin seorang Erica Puspa Sari Santoso atau yang akrab dikenal dengan Erica Santoso. Perempuan inspiratif kelahiran 1985 tersebut merupakan pemilik sekaligus General Manager Cokro Group.

Orang nomor satu di Cokro Group tersebut mengaku sangat bangga terhadap para pekerja perempuan di perusahaannya yang memiliki ketangguhan, loyalitas, dan keuletan. Meskipun, menurutnya, tidak ada perhatian khusus mengenai gender di Cokro Group. Dirinya selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh anggota tim, apapun gendernya.

Dikenal workaholic, tak membuat Erica mengenyampingkan perannya sebagai seorang istri dan ibu dari 2 orang anak. Ia mengaku tetap maksimal dalam memberikan waktu dan perhatian yang berkualitas untuk keluarganya, di tengah kesibukan pekerjaannya yang kian kompleks. @Limad

 

*Berita ini menjadi Cover Story pada Lensa Indonesia Digimagz Volume 01 | Mei 2021