LENSAINDONESIA.COM: Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kogabwilhan II, genap menyembuhkan 7.002 pasien penderita Covid-19 di Jawa Timur. Selasa (11/5/2021) pukul 10.00 WIB, rumah sakit darurat di Jl Indrapura, Surabaya ini mengelar wisuda ke-321 saat meluluskan 3 pasien yang dinyatakan sembuh.

Acara wisuda dihadiri Penanggung Jawab Pasien (DPJP) RSL Kogabwilhan II, dr Fauqa Arinil Aulia dan Penanggung Jawab RSL Kogabwilhan II, dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara.

Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) RSL Kogabwilhan II, dr Fauqa Arinil Aulia berharap, seluruh pasien Covid-19 yang telah diluluskan tersebut dapat menjadi Duta Protokol Kesehatan.

“Setidaknya bagi keluarganya dan juga untuk masyarakat sekitar. Peran serta masyarakat sangat membantu dalam mengatasi pandemi di Indonesia,” terangnya.

Penanggung Jawab RSL Kogabwilhan II, dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengklaim, 11 bulan beroperasi pihaknya menyumbang 96,23 persen angka kesembuhan tertinggi di Jatim.

“Kami tertinggi di Jawa Timur yaitu 96,23 persen, jauh di atas rata-rata angka kesembuhan 77,53 persen dan nasional 91,3 persen. Angka kematian 1 orang, terendah di Indonesia. RSLI telah berkontribusi kesembuhan Covid-19 sebesar 0,45 persen untuk Nasional, 5,09 persen untuk Jawa Timur dan 31,53 persen untuk Surabaya,” tambahnya.

Susanti, salah seorang pasien sembuh (penyintas) mengucap syukur kesembuhan karena bisa merasakan Lebaran di rumah.”Alhamdulillah, akhirnya saya bisa berlebaran bersama keluarga di rumah,” pungkasnya.

Sementara itu, per 10 Mei 2021 tercatat sejumlah 7.948 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia, Singapura, Hongkong, Brunei Darussalam dan Belanda (via Malaysia) tiba di Surabaya.

RSL Kogabwilhan II menerima sebanyak 63 PMI yang positif terkonfirmasi Covid-19. Rinciannya 34 laki-laki dan 29 perempuan. Sementara 23 orang telah dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali swab PCR dengan hasil negatif. @wendy