LENSAINDONESIA.COM: Berdasarkan Surat Edaran Bupati Madiun Nomor:130/261/402.011/2021 tentang Perpanjangan Keenam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan, Pemerintah Kabupaten Madiun melakukan penutupan sementara seluruh tempat hiburan dan wisata di wilayah Kabupaten Madiun. Keputusan ini berlaku mulai Selasa (4/5/2021).

Dari pantauan Lensaindonesia.com di Wahana Wisata Monumen Kresek, salah satu tempat wisata unggulan Kabupaten Madiun tersebut terlihat sepi, karena sudah ditutup sejak 7 hingga 17 Mei 2021 mendatang. Kondisi ini tentunya cukup berimbas pada pedagang di kawasan Monumen Kresek.

Indah, salah seorang pedagang di kawasan bersejarah tersebut menuturkan, keputusan ditutupnya sementara ini sangat berdampak pada pemasukannya. Namun, disisi lain, Indah mendukung kebijakan pemerintah tentang penutupan wisata di Monumen Kresek, karena untuk kepentingan masyarakat.

“Kalau dibuka takutnya nanti ada orang yang bergerombol dan hal itu menyebabkan timbulnya virus corona, terlebih sekarang ada varian virus baru,” ujar Indah.

Indah berharap, semoga dengan penutupan sementara Monumen Kresek dapat membantu mengurangi timbulnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Madiun, meskipun ia harus mengalami turunnya omset penjualan.

“Tidak masalah (penurunan omset), karena kalau pandemi ini bisa cepat berakhir, ekonomi bisa segera pulih,” pungkas Indah. @Limad