LENSAINDONESIA.COM: Begitu mudahnya mendapatkan fasilitas cicilan tanpa kartu kredit saat berbelanja online.

Bahkan, hampir semua e-commerce saat ini sudah menyediakan fitur pembayaran ini untuk mempermudah konsumennya menyelesaikan transaksi.

Pada dasarnya, semua produk keuangan, baik pinjaman perbankan, pinjaman online via aplikasi, atau cicilan tanpa kartu kredit, sama-sama berisiko.

Yang mampu menghilangkan dampak buruk dari pemakaian layanan keuangan tersebut hanya sikap dan bagaimana cara penggunanya memanfaatkan produk keuangan tersebut. Jika mampu bersikap bijak dan menggunakan sesuai kebutuhan, sudah tentu risiko buruk cicilan online dapat dihindari.

Hal terpenting agar tetap aman menggunakan cicilan tanpa kartu kredit saat berbelanja online yakni memastikan tagihannya masih berada di jangkauan keuangan. Jika beban cicilannya terlalu besar, apalagi memilih 30 persen pendapatan setiap bulan, jangan kaget jika kebutuhan lain lebih berisiko untuk tak terpenuhi.

Sebab itu, pemakaian cicilan tanpa kartu kredit ini tak seharusnya dihindari. Melainkan, tetap gunakan sesuai kebutuhan dan usahakan cicilannya tidak sampai membengkak hingga mengacaukan keuangan.
Simak tips berikut ini:

Bisa jadi alternatif penuhi kebutuhan darurat

Salah satu daya tarik cicilan tanpa kartu kredit yakni bisa digunakan tanpa dengan proses pengajuan rumit. Bahkan, di sejumlah e-commerce, layanan ini otomatis aktif asal Anda memiliki akun dan rutin bertransaksi di platform tersebut.

Selain itu, umumnya layanan ini tak membebankan biaya administrasi setiap bulan dan bunga selangit yang mampu membengkakkan tagihan belanja.

Sebab itu, banyak orang menggunakan produk keuangan ini untuk memenuhi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda lagi pembayarannya. Misal, membeli obat dengan tingkat permintaan tinggi. Jika ditunda pembeliannya, selain berdampak buruk bagi orang yang membutuhkannya, stok obat tersebut di pasaran juga berisiko habis.

Dengan fasilitas cicilan tanpa kartu inilah bisa memenuhi kebutuhan darurat tersebut dengan mudah dan praktis.

Mudah terlacak pengeluaran setiap bulan

Setiap transaksi yang rampung menggunakan cicilan tanpa kartu kredit akan tercatat lengkap pada akun penggunanya.

Secara tak langsung, hal ini bisa memudahkan melacak pengeluaran dan dimana gaji mengalir setiap bulannya.

Selain itu, pemakaian cicilan tanpa kartu kredit secara bijak akan membantu pengguna mengetahui alokasi anggaran mingguan maupun bulanan dengan sistem tagihan yang transparan.

Cicilan tanpa kartu kredit bisa fleksibel

Hampir semua pengguna cicilan tanpa kartu kredit memilih metode pembayaran tersebut karena memudahkan transaksi belanja dan meringankan pengeluaran.

Tak hanya itu, periode pelunasan dari cicilan ini juga sangat fleksibel, mulai dari 30 hari hingga 12 bulan. Dengan kata lain, pengguna bisa lebih leluasa menentukan jumlah tagihan yang harus dibayar setiap bulan sesuai kemampuan finansial.

Tetap perhatikan jumlah bunga yang dibebankan saat memilih tenor pelunasan cicilan tersebut. Sebab, semakin panjang tenor dipilih, beban bunga juga akan menjadi semakin tinggi.

Mengetahui nominal denda keterlambatan juga perlu dilakukan agar tak ada penyesalan saat terlanjur menggunakan cicilan online tersebut ke depannya.

Pahami cicilan online sebagai bentuk pengeluaran

Cicilan tanpa kartu kredit sebenarnya sebuah pengeluaran yang harus diperhitungkan jumlahnya.

Tentukan batas-batas kebutuhan yang boleh dipenuhi dengan cicilan tanpa kartu kredit ataupun tidak. Hindari penggunaan metode pembayaran ini hingga beban cicilannya melebihi 30 persen pendapatan bulanan.

Jaga kondisi keuangan agar kondusif

Cicilan tanpa kartu kredit atau fasilitas kredit lain pasti bisa bermanfaat dan keuntungan jika penggunanya memiliki kemampuan manajemen finansial yang terasah. Tanpa itu, tak peduli seberapa besar pendapatan setiap bulannya, pada akhirnya, keuangan akan kandas juga.

Memiliki kehandalan manajemen keuangan, akan mampu melunasi beban cicilan sebesar apapun jumlahnya.@Rel-Licom