LENSAINDONESIA.COM: Hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat skala Mikro (PPKM Mikro) ke VI, kasus COVID-19 di Kota Malang dinyatakan menurun.

Kondisi ini akan semakin ditingkatkan oleh Wali Kota Malang Sutiaji selama masa libur Hari Raya Idul Fitri.

Sutiaji akan memperketat diperketat diseluruh akses masuk ke kota Malang mulai jalan utama hingga ‘jalur tikus’.

“Mudik lebaran yang sudah resmi dilarang ini jangan sampai menjadi penyebab meningkatnya kasus COVID-19 di Kota Kota Malang. Kasus COVID-19 yang sudah menurun itu jangan sampai naik lagi. Makanya, menyambut Hari Raya Idul Fitri kita tidak boleh teledor,” katanya, Senin (10/4/2021) kemarin.

Sutiaji menekankan PPKM Mikro di Kota Malang harus terus ditingkatkan untuk mengatasi pandemi COVID-19. “Penyekatan jalur utama dan  jalur tikus harus terus dilakukan. Jangan sampai kebobolan,” tegasnya.

Setiap orang yang masuk Kota Malang, kata Sutiaji, harus dideteksi. Begitu masuk ke daerah wajib lapor ke RT RW.

Dia tak ingin status zonasi 4.273 RT yang sudah masuk kategori hijau sebanyak 4.102 RT atau sebesar 95,9 berubah lagi. Sutiaji bahkan meminta agar RT kategori kuning sebanyak 171 RT naik menjadi hijau.

Karena itu dia berharap seluruh warga Kota Malang ikut berpartisipasi dalam mengendalikan pandemi COVID-19. Sehingga seluruh kawasan Kota Malang terbebas dari pandemi tersebut.@aji

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun