LENSAINDONESIA.COM: Ketika mayoritas umat Islam baru meyarakan lebaran besok,  Jama’ah Al ­Ainul Bahiroh di Kabupaten Blitar, Jawa Timur justru telah menjalankan sholat Idul Fitri pada Rabu (12/05/2021) pagi tadi.

Sholat yang digelar di Pondok Pesantren Rouldlotul ‘Ulum Jl Sumber lele, RT 01 Rw 08 Desa Jiwut Kecamatan Nglegok imi diikuti sekitar 90 orang jamaah.

Setalah sholat Idul Fitri, dilakukan bersalaman keliling antar Jama’ah Al­ Ainul Bahiroh. Acara di akhiri dengan genduri bersama dengan tetap melakukan protokol kesehatan. Semua Jama’ah yang hadir terpantau memakai masker.

Pengurus Pondok Pesantren Rouldlotul ‘Ulum KH Imam Wardi Masykur mengatakan, penetapan 1 Syawal 1442 Hijriyah yang berbeda dengan masyarakat muslim lain ini merupakan keyakinan jama’ah.

“(keyakinan) Jama’ah Al ­Ainul Bahiroh, sebagaimana anjuran Abah Sholeh, dari hasil Rukyat bahwa 1 Syawal tahun ini jatuh pada hari Rabu 12 Mei 2021. Kegiatan sholat Idul Fitri yang biasanya di laksanakan di Kepanjen, tapi karena adanya penyekatan akibat COVID­19 penyelenggarakan Sholat Idul Fitri tahun ini akhirnya dilaksanakan di cabang masing­masing,” Kiai Mawardi.

Jama’ah Al­ Ainul Bahiroh yang berpusat di Kepanjen Malang ini, pengaruhnya telah menyebar ke berbagai daerah dengan ribuan pengikutnya.

Anas, salah satu jama’ah Al­ Ainul Bahiroh mengatakan, jama’ah yang sholad Idul Fitri ini bukan hanya berasal dari Desa Jiwut saja, melainkan dari berbagai wilayah di Blitar.

“Jama’ah yang hadir ini adalah sebagian perwakilan saja, ada dari Ponggok, Kesamben, Gandusari, Garum,dan Talun, tapi yang paling banyak seputar wilayah Nglegok,” ungkapnya.

Aan Ernawanto, Camat Nglegok saat di konfirmasi lewat sambungan telephon mengatakan walaupun pihaknya belum mendapat laporan adanya kegiatan Sholat Idul Fitri di wilayahnya, yang penting ketertiban masyarakat harus selalu dijaga.

“Kalau mau melaksanaan sholat Idul Fitri hari ini monggo, intinya kalau itu keyakinan yang monggo, yang penting semua bisa saling menghormati dan menjaga ketertiban, serta jangan lupa prokes di jaga,” pungkas Aan.@Anam