LENSAINDONESIA.COM: Memasuki arus balik libur lebaran 2021 petugas gabungan terus melakukan pengetatan, pengawasan, dan pemantauan. Di Kabupaten Jombang, petugas gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, dan Petugas Kesehatan melakukan kontrol pos check point penyekatan rayon utara di jalan raya Jombang – Lamongan.

Pengecekan tersebut guna memastikan kondisi personil dan pos check point sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, petugas pengecekan juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan melintas di jalan raya Jombang – Lamongan yang hendak memasuki kota santri.

Kordinator Petugas Kontrol Check Point, AKP Moch Mukid mengatakan bahwa kegiatan ini masih berkaitan dengan Operasi Ketupat Semeru 2021. Sesuai dengan Surat Edaran (SE) nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul fitri 1442 H dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadhan 1442 H.

“Penyekatan kedua yang dilakukan Polres Jombang sendiri berlaku dari tanggal 18-24 Mei,” ujar Perwira Pengawas Polres Jombang, Selasa (18/05/2021).

Ditambahkan AKP Mukid, pos check point sendiri beberapa titik diantaranya pos check point Simpang 3 jalan raya Lamongan – Jombang tepatnya di simpang 3 Sukorame, Kabuh, pos check point Exit Tol Tembelang, Exit Tol Bandar Kedungmulyo, serta Di depan Koramil Mojoagung.

“Untuk periode kedua penyekatan efektif mulai tanggal 18 sampai 24 Mei. Dan penyekatan serupa juga dilakukan di 3 pos chek poin lain yang ada,” beber Perwira yang menjabat Kasatresnarkoba Polres Jombang.

Mukid melanjutkan pihaknya pertama kali yang dilakukan memeriksa jumlah personil yang bertugas di pos check point, serta kondisi pos pam. Termasuk pula kelengkapan buku tamu pejabat serta buku mutasi harus dalam kondisi lengkap, dan sarana pendukungnya. Selanjutnya memeriksa kendaraan yang melintas.

“Selama dua jam pemeriksaan di pos check point rayon utara, petugas memeriksa sekitar 20 kendaraan yang hendak masuk Jombang untuk menunjukkan dokumen kelengkapan,” terangnya.

Mantan Kasatresnarkoba Polres Ngawi ini memastikan keberadaan pos check point tidak hanya sebatas menjadi posko pengamanan serta pelayanan. Namun lebih ke pengendalian penyebaran Covid-19. Yakni tentang bagaimana menerapkan protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru.

“Karena penyebaran Covid-19 semakin berbahaya, sedapat mungkin kami imbau tetap di rumah. Paling penting tetap patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.@Obi

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun