LENSAINDONESIA.COM: Sedikitnya 516 kendaraan diminta putar balik saat akan memasuki wilayah Kota Malang melalui exit tol Madyopuro selama menjelang dan pasca lebaran Idul Fitri. Kendaraan yang dinta putar balik tersebut dikarenakan melanggar aturan larangan mudik.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppy Anggi Khrisna menyampaikan, dalam 12 hari sejak pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2021 mulai 6-17 Mei tercatat sebanyak 6.021 unit dari luar kota yang masuk Kota Malang lewat exit tol Madyopuro.

“Memang kendaraan yang hendak masuk Kota Malang jumlahnya mencapai ribuan unit. Baik mobil pribadi, bus hingga mobil barang. Namun total yang diputar balik hanya 615 kendaraan,” kata AKP Yoppy didampingi Kepala Posko Operasi Ketupat Semeru 2021, Iptu M Sochib, Senin (17/05/2021).

AKP Yoppy menyampaikan, 6.021 unit kendaraan yang diperiksa petugas Operasi Ketupat Semeru tersebut terdiri dari 5.557 unit kendaraan pribadi, 42 bus dan 422 mobil barang. Sedangkan 516 kendaraan diminta putar balik diantaranya 558 mobil pribadi, 5 unit bus dan 52 mobil barang.

“Kendaraan yang diputar balik itu karena tidak dilengkapi surat perjalanan dinas, surat keterangan bebas COVID-19 dan dokumen lain yang dibutuhkan. Kendaraan tersebut ada yang bernopol luar kota, juga ada yang plat N,” ungkapnya.

Selain memutar balik ratusan unit kendaraan, petugas gabungan juga melakukan rapid antigen secara random pada pendumpang kendaraan yang hendak memasuki Kota Malang.

“Ada sekitar 144 orang yang menjalani rapid test antigen itu. Alhamdulillah, semua hasilnya negatif,” sela Sochib yang juga menjabat Kanit Dikyasa, Satlantas Polresta Malang Kota ini.

Karena itu, dia merasa bersyukur  karena selama pelaksanaan operasi Ketupat Semeru 2021 berjalan lancar,  tidak ada kendala yang berarti. “Alhamdulillah semua lancar. Semoga penyekatan tahap kedua juga demikian,” harapnya.@aji