LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 10.626 Pekerja Migran Indonesia (PMI) telah mendarat di Jawa Timur. Berdasar data Relawan Pendamping di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Kogabwilhan II, per Rabu (26/5/2021) ini, ada 37 orang yang diduga positif Covid-19 dan saat ini menjalani perawatan.

Ketua Pelaksana Relawan RSL Kogabwilhan II, Radian Jadid, mengatakan dari puluhan ribu pekerja migran, sebanyak 37 PMI terkonfirmasi Covid-19 yang masih menjalani perawatan di RSL Kogabwilhan II.

“Saat ini ada 37 orang yang menjalani perawatan di RSLI. Mereka OTG (Orang Tanpa Gejala) dan adapula yang bergejala ringan,” jelasnya.

Jadid menambahkan, sebelum para PMI kembali ke daerahnya masing-masing, mereka menjalani karantina terlebih dahulu di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Jika hasil swab menunjukkan positif Covid-19, mereka akan dirawat di RSL tersebut.

“Kalau negatif, mereka hanya 2 hari di Asrama Haji lalu dipulangkan atau dijemput Pemkab setempat. Selanjutnya diisolasi di kabupaten setempat selama 3 hari. Yang di Asrama Haji saat ini masih ada 488 orang, dan lainnya sudah pulang ke daerah asalnya,” tambahnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah mengirimkan 42 sampel specimen ke Laboratorium ITD (belakang Kampus C Unair) dan ke Balitbangkes Jakarta Pusat untuk penelitian lebih lanjut terkait adanya varian baru Covid-19 B.117 dari United Kingdom dan B.1351 dari Afrika, yang dibawa pekerja migran.

Untuk itu, Jadid mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga imunitas tubuh dengan tetap berpikir positif dan melakukan pola hidup yang sehat. @wendy