LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah terus berupaya mengatasi pandemi virus Corona dengan cara memperluas kekebalan kelompok atau herd immunity melalui vaksinasi. Bahkan saat ini, pemerintah juga membuka peluang aksinasi COVID-19 terhadap anak-anak.

“Ke depannya tidak menutup kemungkinan secara bertahap populasi anak-anak akan pula mendapatkan vaksinasi,” kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam telekonferensi di Jakarta, Jumat (28/05/2021).

Wiku menyebut kontribusi kasus COVID-19 terbesar berasal dari kelompok usia di atas 19 tahun. Sedangkan kasus positif pada anak usia 0 hingga 8 tahun tidak sampai 10 persen.

“Saat ini, Indonesia masih berfokus melakukan vaksinasi kepada kelompok rentan,” ucap dia.

Menurut Wiku, wacana vaksinasi bagi anak-anak sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi). Yakni, setiap orang berhak divaksin sehingga kekebalan kelompok atau herd immunity segera terbentuk.

“Hal ini bertujuan mempercepat perlambatan laju penularan akibat kekebalan yang terbentuk tersebut,” ujar Wiku.@LI-13/mc

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun