LENSAINDONESIA.COM: Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) periode 2021-2026 Irjen Pol Teddy Minahasa Putra mengangkat tiga tokoh nasional menjadi anggota kehormatan (Honorary Member). Mereka adalah Ridwan Kamil (Gubernur Jabar) Bambang Soesatyo (Ketua MPR RI) dan Ary Ginanjar Agustian (Motivator).

Ketiganya langsung dikukuhkan sebagai honorary member di area Munas ke-VII HDCI di Hotel JW Merriot, Surabaya, Sabtu (29/05/2021). Pengukuhan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan topi HDCI.

Pada kesempatan itu, Ridwan Kamil menyampaikan terima kasih dan berharap HDCI terus membarikan manfaat bagi masyarakat.

“Atas nama pribadi, terima kasih atas kehormatan ini semoga bisa menjadi kebermanfaatan di masa depan,” ujarnya.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu pun mengajak anggota komunitas HDCI untuk meningkatkan kunjungan wisata dan mempromosikan pariwisata berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi COVID-19.

Menurutnya, wisata outdoor akan menjadi tren pasca pandemi COVID-19. Wisatawan akan memilih destinasi wisata alam karena lebih aman dari penularan COVID-19 ketimbang wisata indoor. Banyak wisatawan yang mengendarai kendaraan roda dua saat berwisata.

“Saya juga sering gunakan motor untuk promosi wisata dan budaya. Jadi saya titipkan ke HDCI promosikan wisata Indonesia,” pintanya.

Kang Emil optimis terpuruknya sektor Pariwisata akibat pandemi COVID-19, akan kembali menggeliat jika HDCI mempromosikan secara masif, yang akan berdampak positif pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Kang Emil juga berharap, HDCI untuk lebih peduli kemanusiaan, khususnya kebencanaan. Pasalnya, kata Kang Emil, di balik keindahan alam Indonesia, ada potensi kebencanaan yang cukup besar.

“Dimana ada kebencanaan di situ harus ada HDCI yang peduli membantu. Kita harus menjadi kelompok tangan di atas,” tegasnya.


Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menjadi anggota kehormatan HDCI. FOTO: hdci surabaya

Kang Emil tak memungkiri bahwa mayoritas anggota HDCI adalah golongan yang beruntung dari segi ekonomi atau strata sosial. Namun, menurutnya, jika anggota HDCI tidak melakukan hal yang sifatnya inklusif dalam program-programnya, maka tidak akan mendapat simpati masyarakat.

“Kalau hanya menampilkan kekitaan saja, masyarakat tidak akan simpati. Tapi kalau dalam program-programnya merangkul atau inklusif, itu luar biasa,” katanya.

“Perilaku kita pasti disorot masyarakat karena sekarang zamannya viral, 99 persen kebaikan kita akan hilang oleh 1 persen kesalahan kita,” tambahnya.

Munas HDCI VII diikuti empat perwakilan dari 15 pengda, 49 pengcab, 3 HDCI luar negeri, dan Irjen Pol Teddy Minahasa Putra, yang terpilih sebagai ketum 2021-2026 menggantikan Komjen Pol Nanan Sukarna.

Sebagai panitia acara Munas HDCI VII, Ketua Pengca HDCI Kota Surabaya, Toni Wahyudi bersama Ketua Pengda HDCI Jatim, Ahmad Riyard.

Kegiatan digelar dengan mengikuti protokol kesehatan secara ketat dengan lebih dulu wajib swab antigen, memakai masker, dan area yang disetting bisa social distancing selama acara.@rofik