LENSAINDONESIA.COM: Peringati satu tahun berdiri di garda terdepan melawan pandemi Covid-19, RSL Kogabwilhan II yang diresmikan pada 2 Juni 2020 lalu luncurkan 5 buku sebagai kado.

Launching digelar sederhana dan terbatas bertajuk ‘Rumah Sakit Kogabwilhan II, Bangga Melayani dan Mengabdi untuk Negeri’.

Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RSL Kogabwilhan II, Radian Jadid, mengatakan dari 5 buku yang diluncurkan, 2 buku ditulis para tenaga kesehatan (nakes) dan 3 buku ditulis tim relawan pendamping.

Tiga buku yang disusun para relawan pendamping, terkait layanan pendampingan kepada para pasien dan keluarganya yang sudah dilakukan selama satu tahun ini.

Buku pertama berjudul ‘Dedikasi Relawan Pendamping Keluarga Pasien COVID-19 dalam Upaya Penyembuhan dan Rehabilitasi Pasien RS Lapangan Indrapura’ . Berisi tentang berbagai aktifitas dan peran yang telah dilakukan  relawan dalam melakukan pendampingan dan penanganan berbagai permasalahan non-medis para pasien Covid-19.

Buku kedua berjudul ‘Support and Education Relawan Pendamping Keluarga Pasien Covid-19 RS Lapangan Indrapura’ dan buku ketiga berjudul ‘Kiprah Relawan dalam Pendampingan Non-Medis Pasien Covid-19 RS Lapangan Indrapura’,

“Buku ini merupakan catatan dan dokumentasi perjalanan para relawan pendamping RSLI sepanjang satu tahun beroperasi memberikan layanan non-medis kepada para pasien Covid-19. Banyak sekali yang sudah dijalankan mereka, yang tidak akan cukup diuraikan satu persatu dalam lembaran-lembaran kertas yang ada. Buku ini bisa memberikan gambaran atas kerja-kerja kerelawanan mereka selama bertugas di RSLI,” ucapnya, Kamis (3/6/2021).

Dengan adanya tiga buku yang ditulis para relawan berharap adanya umpan balik, masukan serta saran untuk memantau, memperbaiki serta membangun kerelawan (khususnya di RSLI) yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

“Semoga buku ini bisa dijadikan bahan referensi serta dapat memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi semua pihak yang mendedikasikan dirinya dalam kerja-kerja kemanusiaan,” tuturnya.

Sementara itu, dr Ngurah Arie Kapindra Dharma menjelaskan dua buku dari nakes adalah ‘Buku Panduan Standard Operasional Prosedur (SOP) RS Lapangan Kogabwilhan II’ serta Buku ‘Tupoksi Tata Kelola Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II’ yang merupakan dokumentasi dan rekam jejak para nakes dalam memberikan layanan medis kepada para pasien Covid-19.

“Dua buku ini bisa menjadi dokumentasi sekaligus gambaran dan bahan referensi bagi pihak lain untuk bisa menyelami seluk beluk pengelolaan rumah sakit serta penanganan Covid-19 di RSL Kogabwilhan. Semoga bisa bermanfaat untuk banyak pihak,” harapnya.

Dia juga mengungkapkan, jika keberhasilan dan keberlanjutan RSL Kogabwilhan II tidak lepas dari dedikasi, integritas dan kekompakan dari seluruh personil baik nakes maupun tenaga pendukung lainnya mulai dari administrasi, tenaga IT, satuan pengaman, cleaning service, serta relawan pendamping.

“Apresiasi kepada mereka semua yang telah satu tahun menjadi garda terdepan menangani Covid-19,” pungkasnya. @wendy