LENSAINDONESIA.COM: Pizza Hits yang dikenal mengusung konsep pizza berbahan baku lokal kini berekspansi di Surabaya setelah sebelumnya di Jombang dan Tuban, Ponorogo dan Bangkalan.

Pembukaan gerai baru Pizza Hits di kawasan Hotel Papilio Surabaya ini merupakan lanjutan dari suksesor di kota-kota sebelumnya. Bahkan, gerai Pizza Hits di Surabaya kali ini berani mematok target penjualan hingga Rp 500 juta untuk bulan pertama usai pembukaannya.

Reisma Prancyska Agustina, Area Manager Pizza Hits mengatakan, gerai di Surabaya ini memang gerai kelima setelah pertama di Jombang, lalu Tuban, Ponorogo dan Bangkalan. Rencananya, setelah Surabaya, Pizza Hits akan ekspansi di kota Malang.

“Untuk gerai di Surabaya ini berkapasitas 32 seats (tempat duduk), untuk di Surabaya kali ini kami lebih optimis. Sebab letak gerai Pizza Hits di Surabaya ini dekat dengan hotel dan apartemen berikut jalur tengah kota Surabaya. Kalau target sales, kami optimis akan mencapai Rp 500 juta. Karena sebelumnya rata-rata sales di Jombang dalam satu bulan penjualan di sana bisa mencapai Rp 180 juta untuk pengunjung bisa 200 lebih,” tutur Reisma saat dikonfirmasi Lensaindonesia.com, Jumat (04/06/2021).

Ia menambahkan, Pizza Hits awalnya berkonsep home industry dan akhirnya dikembangkan dengan konsep modern. Namun, untuk konsep menu, Pizza Hits mengandalkan menu selera nusantara. Diantaranya ada pizza sate yang disisipi rempah-rempah beraroma kuat. Selain itu, ada pizza rendang, bahkan renacananya akan hadir pizza cekar ayam

“Untuk best seller Pizza Hits untuk sementara ini ada pada paket Super Hits dengan topping sayuran dan daging. Lalu paket Meet Hits, dengan topping daging tanpa sayuran ini banyak digemari anak-anak hingga remaja. Bahkan, Super hits ini penjualannya berkontribusi 50 hingga 70 persen sebab mudah diterima masyarakat,” tandas Reisma.

Saat diwawancarai oleh awak media terkait pembukaan gerai Pizza Hits di Surabaya. Eld

Sementara itu, Agus Cahyono, Owner Pizza Hits Surabaya saat dijumpai menyampaikan, bisnis pizza di Jawa Timur ini masih menjanjikan. Sebagai bukti keseriusannya, untuk tahun 2021 ini pihaknya sudah akan membuka 10 gerai Pizza Hits diantaranya Surabaya, Malang, Kediri, Nganjuk, Jakarta, Bandung dan Makassar.

“Selagi di Jawa Timur ini menjanjikan, kami pun akan beencana membuka cabang di beberpa kota lainnya. Sebab sebelumnya gerai Jombang, Tuban, Ponorogo dan Bangkalan Alhamdulillah cukup mendulang sukses penjualannya,” ungkap Agus.

Agus menjelaskan, untuk setiap gerai yang dibangun, ia menginvestasikan dana hingga Rp 700 juta. Bahkan, menurut perhitungannya, Agus meyakini investasi Pizza Hits ini akan mencapai BEP (Break Event Point) di tahun ketiga.

“Untuk setiap gerai yang dibangun, itu nilai investasinya mencapai sekitar Rp 700 jutaan. Dan itu juga menyesuaikan kebutuhan dan konsep di setiap kota. Kenapa saya berani berinvestasi di Pizza Hits? Menurut saya bisnis ini akan mencapai balik mudal di tahun ketiga, untuk itu saya optimis akan mampu mendominasi pangsa pasar bisnis pizza di Jatim hingga 60 persen,” tegas Agus.

Untuk total menu di Pizza Hits sendiri kini sudah mencapai 50 menu lebih dan itu pun akan bertambah menyesuaikan kebutuhan pasar tentunya. Untuk kisaran harga, Pizza Hits ditawarkan mulai dari harga Rp 38 ribu hingga Rp 103 ribu dengan kadar muatan lokal 75 persen.

Selain menyediakan menu makanan, Pizza Hits juga membuka program cooking class untuk anak-anak yang ingin belajar membuat pizza. Cukup dengan banderol Rp 40 ribu para peserta cooking class tersebut sudah mendapatkan paket komplit selama mengikuti program yang tentunya sarat dengan protokol kesehatan ketat.@Eld-Licom