LENSAINDONESIA.COM: Seorang pria asal Kabupaten Sampang, Madura menantang duel petugas pos penyekatan di Jembatan Suramadu sisi Surabaya.

Pria berbadan besar mengenakan peci dan kaos hitam yang akan masuk Surabaya marah dan menolak menjalani swab antigen sebagai langkah mengantisipasi persebaran virus COVID-19 yang saat sedang meningkat di Kabupaten Bangkalan, Madura.

Insiden keributan ini terekam dalam video dan viral di beberapa media sosial.

Dalam video berdurasi 39 detik itu, tampak para petugas gabungan dari Polri-TNI berusaha menenangkan pria bertubuh gempal tersebut.

Untuk menenangkannya, seorang polisi bahkan sempat merangkul dan membanting pria tersebut. Namun, dia tak bergeming dan balik menantang petugas di lokasi.

“Ayo duel sama saya. Ijen-ijen lek wani (satu lawan satu kalau berani),” teriak pria tersebut.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin 7 Juni 2021 sore. Pria tersebut merupakan pengendara kendaraan dari Kabupaten Sampang yang hendak ke Surabaya melalui Jembatan Suramadu.

“Dari Sampang, Madura. Mungkin karena dia lelah kita gak tahu. Lalu Kasatlantas memanggil, diberi pengertian, penjelasan. Kemudian dia mengerti, minta maaf dan mau di swab,” terangnya, Selasa (08/06/2021).

Untuk menghindari insiden serupa kembali terjadi, AKBP Ganis telah membentuk tim khusus, yang bertugas meredam amarah seseorang, supaya tak mengganggu jalannya penyekatan.@wendy

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun