LENSAINDONESIA.COM: Siapa yang tidak mengenal destinasi wisata populer yang satu ini. Kecantikan alam seolah terlukis dengan sangat indah dan sempurna di Dataran Tinggi Dieng. Pesona keindahan alam yang terbungkus dengan udara sejuk mampu membuat takjub siapapun hingga merasa enggan untuk meninggalkan tempat ini.

Kawasan wisata di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah ini, bisa dibilang sebagai destinasi wisata yang tak pernah sepi pengunjung. Tak hanya wisatawan dalam negeri, banyak wisatawan asing yang datang karena penasaran dengan keindahan Negeri Kahyangan di bumi Indonesia tersebut. Jika Bali terkenal dengan fenomena alam sunset-nya, Dataran Tinggi Dieng populer dengan suguhan sunrise-nya.

Berikut ini adalah lima dari sekian banyak destinasi wisata yang berada di Dataran Tinggi Dieng :

Bukit Sikunir

Bukit Sikunir Dieng yang terletak Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Di ketinggian 2.200 mdpl. ini dapat disaksikan keindahan sunrise dengan warna sinar matahari yang kekuningan seperti kunir. Ya, Bukit Sikunir ini menjadi salah satu tujuan wisatawan untuk menikmati keindahan matahari terbit.

Membutuhkan sedikit perjuangan selama sekitar 30 menit dengan menapaki anak tangga dan sergapan udara dingin untuk mencapai puncak bukit dengan panorama delapan gunung itu. Kedelapan gunung itu antara lain Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Prau, Gunung Slamet, Gunung Merbabu, Gunung Lawu, dan Gunung Merapi.

Kawah Sikidang

Kawah Sikidang merupakan sebuah kawah aktif yang terbentuk dari letusan gunung berapi di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Berada tak jauh dari kompleks Candi Arjuna, Kawah Sikidang ini menyuguhkan pemandangan aktivitas vulkanik yang berpadu dengan keindahan hamparan bukit hijau serta tanah kapur disekitarnya.

Keunikan kawah yang berada di Desa Dieng Kulon Kecamatan Batur, Banjarnegara ini adalah fenomena kolam kawahnya yang kabarnya bisa berpindah atau melompat dalam satu kawasan yang luas. Perpindahan ini terjadi pada waktu tertentu, rata-rata sekali dalam 4 tahun.

Seperti hal-nya kawah yang lain, Kawah Sikidang memiliki kandungan sulfur atau belerang, serta zat beracun lainnya. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengenakan masker saat berkunjung ke Kawah Sikidang. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi keracunan gas. Selain itu, wisatawan juga dilarang untuk menerobos pagar di sekitar kawah dengan alasan keamanan.

Gunung Prau

Gunung Prau merupakan gunung tertinggi di kawasan Dataran Tinggi Dieng dengan ketinggian 2.590 mdpl. Gunung yang sekarang menjadi salah satu tujuan wisata utama di kawasan wisata Dieng ini, terletak di empat wilayah administrasif, yaitu Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Kendal.

Bila cuaca sedang cerah, dari ketinggian Gunung Prau ini tersaji bentang alam yang memukau, pemandangan lima gunung yang bisa dilihat secara langsung ketika menghadap arah timur, yaitu Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, dan Gunung Lawu. Dan jika melihat ke arah barat, akan terlihat Gunung Slamet. Pada malam hari terlihat lukisan langit yang bertabur bintang (Milky Way).

Fenomena alam kerapkali terjadi di sini pada musim kemarau. Saat suhu udara mencapai titik terendahnya, di beberapa lokasi kawasan Gunung Prau ini bisa ditemukan kristal es yang menempel pada permukaan tanah pada saat pagi hari.

Telaga Warna

Telaga Warna adalah salah satu ikon, sekaligus destinasi wisata andalan Kabupaten Wonosobo. Lokasinya berada di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar. Berada di ketinggian 2.000 mdpl, keindahan bentang alam di telaga ini tak dapat diragukan.

Tak sekedar indah, Telaga Warna ini juga memiliki keunikan tersendiri, yaitu pada warna permukaan air telaga yang bisa berubah setiap waktu, tergantung cuaca, sudut pandang, serta jarak pandang. Permukaan air Telaga Warna ini terkadang terlihat hijau, biru laut, putih kekuningan, dan kadang tampak berwarna-warni seperti pelangi. Fenomena alam yang terjadi di telaga ini disebabkan tingginya kandungan sulfur di dasar telaga.

Bersandingan dengan Telaga Warna, ada telaga lain yang bernama Telaga Pengilon. Ada yang menyebut kedua telaga ini adalah “Telaga Kembar”. Meskipun bersandingan, Telaga Pangilon memiliki warna permukaan air yang tetap jernih, tak terpengaruh oleh air Telaga Warna.
Selain itu, Telaga Warna juga dikelilingi oleh beberapa tempat keramat seperti Goa Pengantin, Batu Tulis, Goa Jaran, dan Goa Sumur.

Kompleks Candi Arjuno

Tak hanya memiliki bentang alam bak negeri kahyangan. Dataran Tinggi Dieng juga memiliki kawasan candi yang sangat luas, yang diperkirakan menempati area seluas 90 H. Namun, baru sebagian kecil dari candi-candi tersebut yang telah direstorasi. Dari sekian banyak candi yang ada Dataran Tinggi Dieng, Kompleks Candi Arjuna merupakan yang terluas dan terkenal.

Dengan luas sekitar 1 H, kompleks Candi Arjuno terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Di dalam kompleks ini, terdapat lima bangunan candi, yaitu Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.

Berjarak sekitar 200 meter sebelah barat dari Kompleks Candi Arjuna, terdapat Candi Setyaki. Candi Setyaki terdiri dari dua bangunan, tapi sayangnya hanya satu bangunan yang masih berdiri, itupun dengan bagian atas candi yang belum terpasang. Sedangkan satu candi yang lain hanya berupa dasar bangunan. @LI-Digimagz