LENSAINDONESIA.COM: Dengan tema “Bersama Lansia Keluarga Bahagia”, Hari Lanjut Usia Nasional yang biasa diperingati tiap tahun pada 29 Mei, hari ini Selasa (08/08/2021) gebyarnya diperingati di Pendopo Pemerintah Kabupaten Jombang.

Agenda bertajuk Gebyar Vaksinasi Lansia Dalam Rangka Hari Lanjut Usia Nasional Ke 25 Tahun 2021 tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, dan dihadiri juga oleh Sekdakab Jombang, Akh Jazuli, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Wiwin Sumrambah, Perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan dan Para Kepala OPD terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para lansia yang peserta vaksinasi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas semangat jiwa raga serta peran penting dan strategi para lanjut usia Indonesia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan, mengisi pembangunan dan memajukan bangsa.

Kegiatan tersebut diawali dengan memberikan santunan terhadap anak yatim, serta menghadirkan paduan suara yang dibawakan oleh paguyuban WULAN (wanita usia lanjut).

“Atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten jombang, saya menyampaikan ucapan selamat hari lanjut usia nasional tahun 2021 kabupaten jombang yang gebyarnya dilaksanakan hari ini di pendopo,” kata Bupati Jombang, mengawali sambutannya.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab juga mendoakan dan memotivasi para lansia dengan harapan selalu dan senantiasa tercurahkan rahmat, kesehatan dan keselamatan.

“Semoga bapak/ibu sekalian senantiasa dilimpahkan kesehatan untuk tetap dapat beraktifitas, bersosialisasi, kita harus berbuat banyak bagi masyarakat, memberikan sumbangsih pikiran serta berbagi ilmu dan pengalaman demi kemajuan pembangunan Kabupaten Jombang,” tutur Hj Mundjidah Wahab.

Perlu diketahui, salah satu keberhasilan pembangunan kesehatan dan kemajuan teknologi adalah meningkatnya Usia Harapan Hidup (UHH) yang memiliki korelasi positif terhadap peningkatan populasi lanjut usia.

Sementara itu, sesuai hasil riset kesehatan dasar tahun 2013, pola penyakit terbanyak pada lansia sudah bergeser ke arah penyakit kronik degeneratif dan cenderung menderita penyakit lebih dari satu (multi patologi).

Berdasarkan data survey sosial ekonomi nasional (susenas) tahun 2019, sebanyak 47,46 % lansia masih aktif bekerja dan 32,4% mengurus rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa lansia masih potensial untuk berdaya guna, maka dari itu sudah saatnya lansia tidak hanya di pandang sebagai obyek, tetapi juga sebagai subyek yang dapat berperan dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan khususnya kesehatan keluarga.

Bupati Jombang menekankan jika diusia lansia masih bisa melakukan pekerjaan, sesuai dengan hoby (kegemaran) yang disukai, dan sesuai kemampuan. Terlebih mengikuti perkumpulan pengajian, oganisasi sosial.

“Insyaallah, kita akan tetap selalu sehat dengan selalu bersosialisasi, bersilaturahim, kita akan makin bersemangat,” tutur Bupati menyarankan.

Bupati Mundjidah berpesan untuk tidak merasa tua, terus berdoa, dan jangan berhenti bekerja selagi masih mampu untuk beraktivitas. Semua itu adalah bagian dari olahraga, menggerakkan fisik juga fikiran.

“Kita harus selalu berdoa agar diberikan panjang umur, sehat, diberikan ketetapan iman dan rejeki yang barokah,” imbuh Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jombang ini saling berbagi tips untuk terus bersemangat dalam pengabdian.

Dalam gebyar lansia tersebut Bupati Mundjidah Wahab juga ikut menjalani suntikan dosis kedua vaksin AstraZeneca. Ada sekitar 2300 target sasaran vaksin hari ini, secara serentak dilaksanakan di 21 Kecamatan juga Puskesmas.

Dengan gebyar vaksinasi lansia ini, lanjut Bupati Mundjidah, melakukan gerakan bersama yang jauh lebih masif, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan stakeholder terkait agar semakin banyak lansia yang divaksinasi.

“Kepada keluarga khususnya anak dan kerabat dari para lansia, tokoh agama, tokoh masyarakat agar terus memotivasi para lansia supaya bersedia divaksinasi,” pesan Bupati Jombang.

Bupati Jombang menegaskan bahwa vaksinasi ini aman dan halal, bertujuan untuk meningkatkan imunitas, dan juga merupakan program pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19 yakni melakukan vaksin.

“Jadi, tidak ada ruginya kalau kita divaksin, tidak terasa apa-apa,” ungkapnya.

Pihaknyapun meminta dinas kesehatan terus melakukan edukasi yaitu dengan kunjungan ke rumah-rumah, serta mendekatkan pos vaksinasi lansia di desa, bahkan hingga tingkat RT dan RW, sehingga para lansia tidak perlu pergi jauh ke fasilitas kesehatan.

Bupati pada kesempatan tersebut juga berdialog melalui zoom meeting dengan Kecamatan/Puskesmas yang juga melaksanakan vaksinasi. Secara virtual Bupati juga berdialog dengan Staf Ahli Menteri Kesehatan, Basaing.

Disampaikan oleh Staf Menkes RI bahwa selain Covid 19, perhatian yang sama juga perlu diberikan untuk penyakit hipertensi. Oleh karenanya penting adanya komitmen bersama peningkatan pelayanan kesehatan penderita hipertensi di Kabupaten Jombang melalui Implementasi Pentahelix Collaborative Governance Model.

Dalam acara Gebyar Vaksinasi Lansia dalam rangka hari lanjut usia nasional Ke 25 Tahun 2021 di Kabupaten Jombang juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama peningkatan pelayanan kesehatan penderita hipertensi di Kabupaten Jombang melalui Implementasi Pentahelix Collaborative Governance Model.

Diantaranya ditandatangani oleh Bupati Jombang, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kemenag Jombang, Kepala Dinas Kominfo, Kepala DPMD, Kepala Bakesbangpol, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Hukum, Direktur Cheil Jedang, Ketua Stikes Pemkab, Ketua Stikes Husada, Rektor Unipdu, Rektor Darul Ulum, Direktur Bahrul Ulum, Direktur Stikes ICME, Ketua IDI, Ketua IBI, Ketua PPNI, Ketua PPKMI.@Obi

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun