LENSAINDONESIA.COM: Kota Blitar adalah kota di bagian selatan Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini berada sekitar 167 km sebelah barat daya Surabaya, dan 80 km sebelah barat Malang. Kota ini dikenal sebagai Kota Proklamator, karena disinilah Ir. Soekarno atau Bung Karno dimakamkan.

Siapa yang tak mengenal Bung Karno, Sang Proklamator kemerdekaan sekaligus Presiden Pertama Republik Indonesia? Sosok Putra Sang Fajar yang namanya abadi melekat dalam ingatan dan hati rakyat Indonesia.

Bung Karno yang wafat pada tanggal 21 Juni 1970, dimakamkan berdampingan dengan kedua orangtua Beliau, Raden Mas Soekemi Sosrodiharjo dan Ida Ayu Nyoman Rei di Kota Blitar, Jawa Timur.

Keberadaan makam Bung Karno di kota Blitar ini seakan menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan. Hal ini terbukti dari tidak pernah sepinya makam Sang Proklamator ini dari pengunjung maupun peziarah. Setiap hari ratusan orang berkunjung ke kompleks makam yang memiliki lebih dari 1,8 hektar tersebut.

Menuju ke area makam, Anda akan disambut dengan pilar-pilar besar nan megah dan tangga yang cukup tinggi. Dan Sebelum masuk, anda musti mengisi buku tamu terlebih dahulu di pos penjaga yang berada di sebelah barat tangga tersebut.

Astono Mulyo, tempat Makam Bung Karno berada. (Foto: LIcom Creative)

Makam Bung Karno dan kedua orangtuanya berada di sebuah bangunan joglo bercungkup yang disebut “Astono Mulyo”. Nisan Sang Proklamator terbuat dari batu pualam hitam dan besar, dan terdapat tulisan : “Di sini dimakamkan Bung Karno, Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Republik Indonesia, Penyambung Lidah Rakyat”.

Dahulu, bangunan joglo ini tertutup rapat oleh dinding kaca sehingga pengunjung hanya bisa melihat makam Bung Karno dari luar. Namun pada tahun 2001, seluruh dinding kaca tersebut dibongkar membuat makam Bung Karno benar-benar terbuka. Sehingga, meskipun telah tiada bertahun-tahun silam, Sang Penyambung Lidah Rakyat tetap abadi dekat dan lekat dengan rakyat.

Usai ziarah, sangat tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke Museum dan Perpustakaan Bung Karno, untuk mengenang jasa-jasa Bung Karno, sekaligus menambah pengetahuan tentang sosok Sang Proklamator. Di depan pintu masuk museum dan perpustakaan tersebut, tampak patung Bung Karno berukuran besar seakan menyambut ramah setiap pengunjung yang datang. Ini merupakan salah satu spot foto favorit di kawasan makam. Puas berfoto bersama patung Bung Karno, Anda dapat mengenal lebih jauh sosok Bung Karno dengan masuk ke dalam museum. Di ruangan ini terdapat ratusan foto dokumentasi Bung Karno, lukisan-lukisan, dan sebagainya.

Museum Bung Karno (Foto: LIcom Creative)

Lokasinya yang tak jauh dari pusat kota, kurang lebih 2 Km dari Alun-Alun Kota Blitar, tepatnya di Jl. Ir. Soekarno No.152, Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, membuat makam Bung Karno cukup mudah dijangkau bagi para pengunjung atau peziarah. Setiap hari, kompleks makam dibuka dari pukul 07.00 – 14.00.

Sedangkan untuk Museum dan Perpustakaan Bung Karno, meskipun berada dalam satu lingkup wilayah kawasan makam, namun memiliki alamat yang berbeda, yaitu Jl. Kalasan No.1, , Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. @LI-Digimagz