LENSAINDONESIA.COM: Dinas Pariwisata bekerjasama dengan bankjatim meluncurkan e-ticketing berbasis mobile application bagi pengunjung wisata Gunung Kelud di Kabupaten Kediri, sehingga para wisatawan yang mengunjungi lokasi tersebut bisa melakukan pembayaran non tunai menggunakan layanan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) bankjatim.

Inovasi ini juga merupakan langkah konkrit untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 melalui uang tunai yang beredar di masyarakat.

Bupati Kediri H. Hanindhito Himawan Pratama mengatakan, pembayaran non tunai ini akan diberlakukan untuk pembayaran pajak daerah dan juga tiket masuk sejumlah tempat wisata. Inilah upaya menekan kontak langsung sehingga proses transaksi menjadi lebih aman terutama di massa pandemi saat ini.

“Pembayaran secara digital ini juga merupakan langkah kami dalam mendukung program Pemerintah untuk meningkatkan pendapatan daerah dan efektifitas pelayanan publik”, ucap Hanindhito yang akrab dipanggil Mas Bup saat ditemui di Pendopo Panjalu Jayati Kediri, Rabu (09/06/2021).

Sementara itu, Direktur TI & Operasi Tonny Prasetyo berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri yang telah mensupport bankjatim mengimplementasikan Program Elektronifikasi Pemerintah Daerah (ETP) dan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) serta percepatan dal perluasan digitalisasi daerah di Kabupaten Kediri.

“Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan kemudahan layanan khusunya layanan berbasis digital” tutur Tonny.

Diharapkan melalui layanan digital ini bankjatim khususnya bankjatim Cabang Pare mampu terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri selaku stakeholder dan masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, kembangkan potensi daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).@Rel-Licom

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun